BALIKPAPAN — Sebanyak 365 agen Perlinsos disiagakan untuk mengawal uji coba bansos digital yang bakal digelar Pemkot Balikpapan. Para agen ini akan menjadi jembatan antara penerima manfaat dengan sistem penyaluran berbasis aplikasi yang tengah dipersiapkan.
Skema Penyaluran Bansos Digital
Dalam uji coba ini, bansos tidak lagi disalurkan dalam bentuk tunai atau paket sembako langsung. Penerima akan mendapatkan saldo digital yang bisa digunakan untuk membeli kebutuhan pokok di agen-agen Perlinsos yang telah ditunjuk.
Skema ini disebut lebih transparan karena transaksi tercatat secara elektronik. Pemkot juga bisa memantau pola belanja penerima manfaat secara real-time.
Mengapa 365 Agen Perlinsos?
Jumlah agen yang mencapai 365 orang itu tersebar di seluruh kelurahan di Balikpapan. Setiap agen ditugaskan melayani warga di wilayahnya masing-masing.
Mereka telah dibekali pelatihan teknis penggunaan aplikasi dan sistem pencatatan digital. Pemkot memastikan agen Perlinsos siap melayani warga yang tidak familier dengan ponsel pintar.
Target Uji Coba dan Evaluasi
Uji coba direncanakan berlangsung dalam beberapa pekan ke depan. Jika berjalan lancar, sistem bansos digital akan diperluas ke seluruh titik penerima manfaat di Balikpapan.
Pemkot akan mengevaluasi sejumlah aspek, mulai dari kemudahan akses bagi lansia, kendala jaringan internet, hingga respons agen di lapangan. Hasil evaluasi akan menjadi dasar perbaikan sebelum penerapan penuh.
Fakta Singkat Bansos Digital Balikpapan
- 365 agen Perlinsos disiapkan untuk uji coba bansos digital
- Penyaluran bansos berubah dari tunai/sembako menjadi saldo digital
- Transaksi penerima manfaat tercatat secara elektronik untuk transparansi
- Uji coba akan dievaluasi sebelum diperluas ke seluruh kota