Pencarian

163 Ketua RT di Balikpapan Tengah Ikuti Bimtek Peningkatan Kapasitas, Camat Soroti Pemahaman dan Kepedulian Sosial

Selasa, 26 Mei 2026 • 19:30:16 WIB
163 Ketua RT di Balikpapan Tengah Ikuti Bimtek Peningkatan Kapasitas, Camat Soroti Pemahaman dan Kepedulian Sosial
Ketua RT di Balikpapan Tengah mengikuti bimtek peningkatan kapasitas di hotel setempat.

BALIKPAPAN — Camat Balikpapan Tengah menekankan bahwa bimtek ini bukan sekadar seremonial, melainkan kebutuhan mendesak di tengah dinamika kewilayahan yang makin kompleks. Para ketua RT, menurutnya, menjadi ujung tombak pelayanan dan pengaduan warga yang harus responsif terhadap persoalan sosial.

Kapasitas Ketua RT di Garis Depan Pelayanan Warga

Bimtek yang digelar di salah satu hotel di Balikpapan itu diikuti oleh perwakilan dari seluruh kelurahan di Kecamatan Balikpapan Tengah. Materi yang disampaikan mencakup administrasi kependudukan, penanganan konflik tetangga, hingga mitigasi bencana tingkat lingkungan.

Camat menyebut bahwa ketua RT kerap menjadi pihak pertama yang dihubungi warga saat terjadi masalah. “Mereka harus paham prosedur dan punya kepekaan sosial yang tinggi,” ujarnya dalam sambutan.

Mengapa Kepedulian Sosial Jadi Fokus Utama?

Dalam paparannya, narasumber menyoroti meningkatnya kasus warga yang enggan berinteraksi dengan tetangga di perkotaan. Kondisi ini dinilai menghambat deteksi dini masalah sosial seperti kemiskinan ekstrem atau kekerasan dalam rumah tangga.

Para peserta juga diajak simulasi penanganan warga terdampak bansos yang tidak tepat sasaran. Camat berharap, usai bimtek, setiap RT mampu menjadi simpul informasi yang akurat bagi pemerintah kelurahan dan kecamatan.

Angka Partisipasi dan Target ke Depan

  • 163 ketua RT dari total 12 kelurahan di Balikpapan Tengah hadir dalam bimtek.
  • Kegiatan ini merupakan program rutin Pemkot Balikpapan yang digelar secara bergilir di lima kecamatan.
  • Peserta mendapatkan modul panduan tugas pokok dan fungsi RT yang diperbarui tahun ini.

Camat menambahkan, evaluasi akan dilakukan tiga bulan ke depan untuk mengukur implementasi materi di lapangan. “Kami akan turun langsung ke setiap RT untuk melihat perubahan,” katanya.

Respons Peserta: Butuh Pendampingan Berkelanjutan

Beberapa ketua RT yang ditemui usai acara mengaku terbantu dengan materi teknis, terutama soal pembuatan laporan kependudukan digital. Namun, mereka juga menyoroti perlunya pendampingan rutin, bukan hanya bimtek satu kali.

“Kami kadang masih bingung saat ada warga yang butuh surat keterangan mendadak. Pelatihan seperti ini perlu diulang setiap tahun,” ujar salah satu peserta dari Kelurahan Karang Anyar.

Pemkot Balikpapan sendiri tengah menyiapkan aplikasi pelaporan berbasis ponsel yang akan diujicobakan di Kecamatan Balikpapan Tengah pada triwulan pertama tahun depan.

Bagikan
Sumber: kaltimpost.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks