BONTANG — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang mencatat luas area terbakar di kawasan Bontang Lestari terus bertambah sejak kebakaran pertama muncul Kamis sore. Api merambat di sisi kanan dan kiri jalan, dengan arah rambatan mengarah ke kawasan industri PT Badak LNG.
Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin, menyebut timnya sempat memadamkan api pada Kamis malam sekitar pukul 20.30 Wita. Namun kobaran muncul lagi di lokasi yang sama pada Jumat dini hari sekitar pukul 03.00 Wita.
Menurut Amiluddin, tumpukan daun kering di dalam hutan membuat api sulit dikendalikan. Lapisan material itu diperkirakan mencapai ketebalan 60 sentimeter.
"Cepat merambatnya karena banyak daun kering di lokasi kebakaran, mungkin mencapai ketebalan 60 sentimeter. Jadi kembali menyala lagi tengah malam sama subuh tadi sampai pagi, meskipun sudah dipadamkan," ungkap Amiluddin.
Kondisi diperparah suhu yang meningkat dan angin kencang. Dua faktor itu membuat bara di bawah tumpukan daun mudah menyala ulang meski permukaan sudah disiram.
Laporan lapangan menyebutkan kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.00 Wita. Meski begitu, Amiluddin belum berani menyatakan kawasan itu benar-benar aman.
"Alhamdulillah dari laporan di lapangan, sudah padam sekitar pukul 12.00 tadi. Tapi kalau matahari semakin terik dan angin kencang, kami khawatir akan menyala lagi," imbuhnya.
Perkiraan sementara, luas area terbakar sudah menembus 15 hektare. Angka itu bisa bertambah jika titik api baru muncul di lokasi yang belum terpetakan.
Penyebab kebakaran belum bisa dipastikan. Petugas hanya menemukan sejumlah pondok, lahan yang telah dibuka, serta bekas penebangan pohon di sekitar lokasi.
"Kami belum bisa memastikan itu akibat pembakaran disengaja atau bagaimana. Yang bisa kami sampaikan, memang itu yang ditemukan petugas di lapangan," jelas Amiluddin.
Temuan itu menjadi petunjuk awal bagi Disdamkartan untuk menelusuri aktivitas warga atau pihak lain di kawasan tersebut. Pendalaman kawasan Bontang Lestari menjadi penting karena jaraknya yang berdekatan dengan fasilitas industri strategis.
Hingga Jumat siang, petugas masih berada di lokasi untuk memantau titik-titik bara. Penyemprotan dilakukan berkala guna mencegah api kembali muncul saat suhu meningkat.
Warga di sekitar Bontang Lestari diminta melaporkan cepat jika melihat asap atau titik api baru. Laporan dini mempercepat respons sebelum kobaran menjalar ke area yang lebih luas.