Borneo FC Takluk 1-2 dari Java United di Semarang, Mauro Jeronimo Soroti Penyelesaian Akhir

Penulis: Uki Damayanti  •  Senin, 12 Oktober 2026 | 06:01:00 WIB
Borneo FC menelan kekalahan 1-2 dari Java United FC di Stadion Jatidiri, Semarang.

SAMARINDA — Borneo FC Samarinda menelan kekalahan kedua di BRI Super League 2026/2027 setelah takluk 1-2 dari Java United FC di Stadion Jatidiri, Semarang. Pesut Etam sebenarnya tampil lebih dominan, mencatatkan penguasaan bola 52 persen berbanding 48 persen milik tuan rumah.

Dari sisi tembakan, Borneo FC melepaskan 11 percobaan dengan lima mengarah ke gawang. Java United hanya menghasilkan 10 tembakan dan dua yang tepat sasaran. Selisih efektivitas itulah yang membuat hasil akhir berbeda dari jalannya pertandingan.

Minim Persiapan Sebelum Laga Tandang

Pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo, menilai timnya sudah memberikan perlawanan seimbang. Sejumlah peluang emas pada babak pertama tidak berhasil dikonversi menjadi gol.

"Jelas hasilnya tidak bagus karena kami kalah. Kami sudah berjuang keras untuk setidaknya meraih hasil imbang dalam pertandingan tandang ini," kata Mauro.

Pelatih asal Portugal itu juga menyoroti waktu persiapan yang pendek. Borneo FC hanya menjalani satu sesi latihan sebelum menghadapi Java United di Semarang.

Gol Tendangan Bebas Pupuskan Harapan Poin

Babak pertama berakhir tanpa gol. Java United memecah kebuntuan lewat Kaio Nunes pada menit ke-48, sebelum Marcos Emanuel Astina menyamakan kedudukan pada menit ke-65.

Harapan Pesut Etam membawa pulang poin bertahan hingga menit ke-80. Lukas Pivetta Brambilla mencetak gol melalui tendangan bebas yang memastikan Java United menang 2-1 sekaligus meraih kemenangan perdana mereka musim ini.

"Pertandingan berjalan cukup seimbang, peluangnya 50-50. Kami memiliki beberapa peluang bagus yang terbuang, padahal peluang-peluang itu sebenarnya sangat potensial, terutama di babak pertama," ujar Mauro.

Kualitas Individu Pemain Java United Jadi Pembeda

Mauro mengakui kualitas individu pemain Java United menjadi salah satu faktor penentu. Menurutnya, pertandingan berjalan berat dan menguras tenaga.

"Sejujurnya, ini adalah pertandingan yang sangat berat dan menguras tenaga. Mereka mencetak dua gol dan kualitas individu pemain merekalah yang menjadi pembeda," katanya.

Ia mengaku belum puas dengan hasil tersebut karena menilai Borneo FC memiliki peluang untuk mendapatkan hasil lebih baik.

"Saya merasa kurang puas karena kami yakin layak mendapatkan hasil lebih baik, tetapi begitulah sepak bola. Pada akhirnya, merekalah yang berhasil mengamankan tiga poin," ujarnya.

Borneo FC Sementara di Posisi ke-11

Kekalahan di Semarang menjadi pekerjaan rumah bagi Borneo FC, terutama dalam meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir dan menjaga konsentrasi pada momen-momen krusial.

Berdasarkan data klasemen, Pesut Etam sementara berada di posisi ke-11 BRI Super League 2026/2027 dengan koleksi enam poin. Borneo FC perlu segera berbenah agar kegagalan memaksimalkan peluang tidak kembali merugikan mereka dalam persaingan kompetisi musim ini.

Reporter: Uki Damayanti
Sumber: inibalikpapan.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top