Wagub Kaltim Seno Aji Pimpin Gekrafs Kaltim 2026-2031, Prioritaskan Pendataan UMKM demi Peluang IKN

Penulis: Zaki Mubarak  •  Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:31:32 WIB
Wagub Kaltim Seno Aji memimpin Muswil II Gekrafs Kaltim di Rumah Jabatan Wagub, Samarinda.

SAMARINDA — Musyawarah Wilayah (Muswil) II Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kaltim digelar di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Kaltim, Jalan Milono, Samarinda. Forum itu dihadiri utusan resmi dari enam Dewan Pimpinan Cabang kabupaten dan kota yang telah terbentuk.

Agenda utama muswil menghasilkan keputusan politik organisasi. Seno Aji terpilih secara aklamasi memimpin Gekrafs Kaltim untuk lima tahun ke depan.

21 Subsektor, Empat Unggulan Daerah

Pemprov Kaltim menilai ekonomi kreatif memiliki 21 subsektor yang perlu digarap serius. Dari jumlah itu, empat sektor dianggap paling siap bersaing di Kaltim.

"Ekonomi kreatif memiliki 21 subsektor, dengan fokus unggulan daerah seperti kuliner, kriya, fesyen, dan seni pertunjukan. Ini semua perlu didukung penuh pengembangannya agar berdampak ekonomi bagi masyarakat," kata Seno di Samarinda, Sabtu (3/10/2026).

Kuliner dan kriya disebut paling dekat dengan pelaku usaha mikro di kampung-kampung. Sementara fesyen dan seni pertunjukan dinilai punya pasar yang tumbuh seiring bertambahnya penduduk di kawasan IKN.

Pendataan UMKM Jadi Langkah Pertama

Instruksi pertama Seno setelah terpilih menyasar persoalan data. Kepengurusan baru diminta segera merapikan basis data pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah serta pelaku ekonomi kreatif di seluruh Kaltim.

Pendataan itu disiapkan sebagai langkah strategis menyambut peluang ekonomi dari kehadiran IKN. Tanpa data yang rapi, program pembinaan berisiko salah sasaran.

Data yang akurat juga memudahkan pemerintah daerah menyalurkan bantuan, pelatihan, hingga akses pasar bagi pelaku usaha di kabupaten dan kota.

Kolaborasi dengan Swasta Didorong

Pemprov Kaltim menyatakan komitmennya memfasilitasi kolaborasi antarsektor untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif. Kepengurusan baru Gekrafs Kaltim juga diminta meningkatkan sosialisasi soal keterkaitan gerakan ekonomi kerakyatan dengan pengembangan ekonomi kreatif.

Pemerintah daerah mendorong perusahaan swasta yang beroperasi di Kaltim mengambil peran dalam pembinaan dan pengembangan produk lokal masyarakat. Skema itu diharapkan memperkuat subsektor ekonomi kreatif sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM dan warga Bumi Etam.

Seno berharap program Gekrafs Kaltim semakin tajam sehingga organisasi dapat memberikan manfaat nyata dan terlibat dalam berbagai kegiatan ekonomi kreatif di daerah.

Reporter: Zaki Mubarak
Sumber: pantau.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top