KALIMANTAN TIMUR — Meta memperluas program kemitraan sekolah di Instagram dengan menghadirkan kanal, story, dan notes yang hanya bisa dilihat siswa terverifikasi di sekolah tersebut. Fitur baru ini melengkapi komitmen perusahaan untuk memprioritaskan laporan perundungan siber dari siswa dan staf sekolah sejak program diluncurkan tahun lalu. Verifikasi siswa dilakukan lewat UNiDAYS, perusahaan yang juga dipakai Apple untuk akses harga edukasi.
Sekolah yang terdaftar dalam program ini kini mendapat akses ke kanal komunikasi tertutup, story, notes, hingga direktori siswa. Seluruh fitur dirancang untuk dipakai di luar jam pelajaran, sejalan dengan pengaturan akun remaja yang memungkinkan orang tua memblokir akses Instagram selama jam sekolah berlangsung.
Instagram memang punya catatan buruk soal kesehatan mental remaja. Riset internal Meta sendiri pernah menunjukkan platform ini berpotensi merugikan hingga 20% remaja perempuan, terutama karena meningkatkan kecemasan soal penampilan fisik dan popularitas.
Perundungan siber menjadi masalah lain yang signifikan bagi pengguna remaja media sosial. Meta merespons dengan meluncurkan program kemitraan sekolah, di mana laporan yang dikirim mitra sekolah dan berpotensi melanggar Community Standards akan diprioritaskan untuk ditinjau.
Sekolah yang bergabung juga menerima pembaruan status atas laporan yang mereka kirim, plus notifikasi begitu Instagram mengambil tindakan atas laporan tersebut.
Meta menambahkan beberapa fitur yang bisa langsung dipakai mitra sekolah:
Verifikasi status siswa sekolah menengah dilakukan oleh UNiDAYS, perusahaan yang sama yang dipakai Apple untuk memberikan akses ke harga edukasi. Artinya, hanya siswa yang benar-benar terdaftar di sekolah mitra yang bisa melihat konten School Stories dan Notes.
Pembatasan akses ini menjadi kunci, karena konten yang dibagikan bersifat internal sekolah. Administrator tetap memegang kendali penuh untuk menghapus postingan yang dianggap tidak sesuai.
Fitur ini belum diumumkan ketersediaannya untuk pasar Indonesia. Pengguna Instagram di Tanah Air yang berusia remaja masih mengandalkan fitur akun remaja standar, termasuk pembatasan waktu penggunaan oleh orang tua.
Jika program kemitraan sekolah diperluas ke Indonesia, sekolah menengah perlu mendaftar langsung ke Meta agar fitur Channels, School Stories, dan Student Directory bisa aktif. Verifikasi lewat UNiDAYS juga perlu dipastikan mendukung data siswa dari sekolah Indonesia.
Bagi orang tua dan guru, fitur ini menawarkan ruang komunikasi tertutup yang lebih aman dibanding grup chat terbuka. Namun efektivitasnya tetap bergantung pada seberapa aktif sekolah mengelola kanal dan menindaklanjuti laporan perundungan.