OIKN dan Perbanas Tanam 1.153 Pohon di RTH Embung H KIPP IKN, Basuki Sebut Sudah Budaya

Penulis: Valdi Pratama  •  Minggu, 07 Juni 2026 | 12:39:01 WIB
OIKN dan Perbanas menanam 1.153 pohon di RTH Embung H KIPP IKN sebagai bagian dari penghijauan berkelanjutan.

PENAJAM PASER UTARA — Sejak awal 2024, luas area yang sudah ditanami pohon di IKN mencapai lebih dari 16 hektare. Angka itu terus bertambah seiring rutinitas penghijauan yang melibatkan berbagai pihak, bukan hanya pegawai OIKN.

"Setiap pohon yang ditanam menjadi simbol partisipasi bersama dalam membangun kota yang tumbuh selaras dengan alam," ujar Basuki Hadimuljono di Sepaku, Sabtu.

Jenis Pohon dan Fungsi Ekologis di KIPP IKN

Sebanyak 1.153 pohon yang ditanam terdiri dari beragam jenis. Mulai dari balangeran, meranti, kapur, kapuk, ketapang laut, dan trembesi, hingga tanaman buah serta kemiri.

Basuki menjelaskan, pemilihan jenis pohon tersebut tidak sembarangan. Setiap spesies dipilih untuk memperkuat ekosistem sekaligus memperluas ruang hijau di kawasan inti pemerintahan.

Tanaman buah dan kemiri, misalnya, diharapkan memberikan manfaat langsung bagi keanekaragaman hayati dan masyarakat sekitar di masa mendatang.

Penghijauan IKN: Bukan Sekadar Proyek Fisik

Menurut Basuki, budaya menanam pohon yang ditumbuhkan di IKN menunjukkan bahwa pembangunan ibu kota baru tidak hanya diwujudkan melalui infrastruktur fisik. Ada dimensi partisipasi publik yang sengaja dibangun.

"Kegiatan menanam pohon telah menjadi bagian dari budaya yang terus dijaga di IKN," kata dia.

OIKN membuka kesempatan bagi komunitas, perusahaan, dan masyarakat umum yang datang ke IKN untuk ikut serta dalam kegiatan penghijauan secara berkala.

Dengan melibatkan dunia usaha seperti Perbanas dan berbagai institusi lainnya, pihaknya berupaya membangun kebiasaan kolektif. Aksi iklim, kata Basuki, diharapkan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di ibu kota baru.

Embung H: Ruang Terbuka Hijau yang Terus Diperkuat

Lokasi penanaman di RTH Embung H KIPP IKN dipilih karena merupakan salah satu area publik strategis di pusat pemerintahan. Keberadaan pohon-pohon baru di sana diharapkan memperkuat fungsi embung sebagai ruang resapan air dan paru-paru kota.

Hingga berita ini diturunkan, OIKN belum merinci jadwal penanaman berikutnya. Namun, pola yang terbangun menunjukkan kegiatan serupa akan terus berlangsung secara periodik.

Reporter: Valdi Pratama
Sumber: kaltim.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top