PASER — Desa Wisata Klempang Sari, Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser, berhasil masuk tiga besar kategori Desa Wisata tingkat Provinsi Kalimantan Timur pada 2026. Pencapaian ini menempatkan kampung tersebut sebagai salah satu destinasi ekowisata unggulan di Kaltim.
Kawasan mangrove yang terawat menjadi daya tarik utama Desa Klempang Sari. Vegetasi pesisir yang lebat dikelola sebagai jalur edukasi dan wisata alam bagi pengunjung.
Pengelola desa wisata mengembangkan paket susur sungai dan pengamatan burung di tengah hutan bakau. Aktivitas ini dinilai cocok untuk wisata keluarga dan kelompok studi lingkungan.
Masuknya Klempang Sari dalam tiga besar desa wisata Kaltim berdampak langsung pada perekonomian warga. Homestay warga mulai diburu wisatawan, terutama pada akhir pekan.
Produk oleh-oleh khas desa seperti keripik mangrove dan olahan ikan juga ikut terdongkrak penjualannya. Warga sekitar yang sebelumnya bekerja sebagai nelayan kini mulai beralih ke sektor pariwisata.
Pemkab Paser disebut akan memberikan pendampingan teknis bagi pengelola desa wisata. Bantuan ini mencakup pelatihan pemandu wisata dan perbaikan akses jalan menuju lokasi.
Kepala desa setempat menargetkan Klempang Sari bisa naik ke peringkat pertama pada ajang serupa tahun depan. Pengembangan homestay dan penambahan spot foto menjadi prioritas jangka pendek.
Desa Wisata Klempang Sari kini mulai dilirik oleh biro perjalanan dari Balikpapan dan Samarinda. Paket wisata edukasi lingkungan menjadi produk yang paling banyak diminati.