PASER — Puluhan pelaku UMKM di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, baru-baru ini mengikuti pelatihan pengendalian mutu atau quality control yang digagas PAMA KIDE bersama PT Kideco Jaya Agung dan LPB PAMA Daya Taka. Pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk mendorong produk lokal agar naik kelas dan mampu bersaing di pasar regional maupun nasional.
Dalam industri manufaktur dan produk konsumen, konsistensi kualitas menjadi faktor penentu loyalitas pembeli. Pelatihan ini membekali para pelaku usaha dengan teknik standarisasi produk, mulai dari bahan baku hingga proses pengemasan. Dengan pemahaman quality control yang mumpuni, UMKM diharapkan mampu meminimalisir produk cacat dan meningkatkan nilai jual.
Para peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga praktik langsung mengenai cara membaca spesifikasi produk, uji ketahanan, serta pencatatan mutu. Pendampingan dari LPB PAMA Daya Taka, yang merupakan lembaga pelatihan internal grup PAMA, memastikan materi yang diberikan sesuai dengan standar industri.
Program ini diharapkan mampu memutus rantai ketergantungan UMKM pada pasar tradisional semata. Dengan kualitas yang terjamin, produk seperti makanan olahan, kerajinan tangan, hingga hasil pertanian lokal bisa mulai merambah ke ritel modern atau platform e-commerce. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk memperkuat sektor ekonomi kerakyatan.
Ke depan, PAMA KIDE berencana melakukan monitoring dan evaluasi berkala terhadap para peserta untuk memastikan ilmu yang didapat benar-benar diterapkan. Jika hasilnya positif, program serupa akan diperluas ke sektor UMKM lain di Kalimantan Timur.