Modal BRI Tembus 22,90 Persen, Siap Genjot Kredit UMKM Hingga Kuartal I 2026

Penulis: Uki Damayanti  •  Jumat, 29 Mei 2026 | 19:03:31 WIB
Direktur Finance & Strategy BRI Achmad Royadi menjelaskan rasio LDR BRI mencapai 86,7 persen per Maret 2026.

KALIMANTAN TIMUR — Direktur Finance & Strategy BRI, Achmad Royadi, mengungkapkan rasio pinjaman terhadap simpanan (LDR) perseroan berada di level 86,7 persen pada akhir Maret 2026. Menurutnya, angka ini ideal untuk menjaga fungsi intermediasi perbankan tanpa mengorbankan prinsip kehati-hatian.

"Tidak terlalu ketat, namun cukup optimal untuk mendorong pertumbuhan kredit ke depan," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (29/5/2026).

Di sisi pendanaan, BRI berhasil menekan biaya dana (cost of fund) berbasis dana pihak ketiga sebesar 65 basis poin. Dari 3,0 persen pada kuartal I 2025 menjadi 2,3 persen pada periode yang sama tahun ini. Efisiensi ini didorong oleh meningkatnya porsi dana murah (CASA) yang naik dari 65,8 persen menjadi 68,1 persen.

Modal Kokoh, Ekspansi Aman

Dengan CAR di posisi 22,90 persen, BRI memiliki bantalan modal yang memadai untuk menyerap risiko sekaligus mendorong ekspansi. Achmad menegaskan pihaknya tetap disiplin dalam pengelolaan likuiditas.

"Yang juga penting, kami menjaga disiplin dalam pengelolaan likuiditas ini secara konsisten. Hal ini tidak hanya untuk memastikan kecukupan dana, tetapi juga berdampak langsung pada efisiensi biaya dana serta kualitas struktur pendanaan," jelas dia.

Struktur permodalan yang kuat ini memberi ruang bagi BRI untuk terus menyalurkan pembiayaan produktif, khususnya ke sektor UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi nasional.

Dampak bagi UMKM dan Ekonomi Nasional

Perbaikan likuiditas dan permodalan BRI berarti kabar baik bagi jutaan pelaku UMKM di Indonesia. Dengan dana yang lebih murah dan akses kredit yang lebih longgar, pengusaha kecil bisa mendapatkan pembiayaan dengan bunga lebih kompetitif.

Ke depan, BRI berkomitmen menjaga keseimbangan antara pertumbuhan likuiditas dan ketahanan modal. "Sehingga BRI dapat terus berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan," pungkas Achmad.

Reporter: Uki Damayanti
Sumber: kabarbursa.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top