CapCut Pad Rilis untuk Tablet Android, Janjikan Fitur Edit Video Setara Desktop

Penulis: Yanuar Fahrezi  •  Kamis, 28 Mei 2026 | 10:47:01 WIB
CapCut Pad resmi meluncur untuk tablet Android dengan fitur editing video setara desktop.

KALIMANTAN TIMUR — Pasar editor video mobile Indonesia kedatangan pemain baru yang menyasar segmen tablet. CapCut Pad, versi khusus dari aplikasi edit video populer milik ByteDance, resmi meluncur untuk perangkat Android. Aplikasi ini dirancang untuk memanfaatkan layar yang lebih luas dari tablet, membawa antarmuka yang diperluas dan alat editing yang sebelumnya hanya bisa ditemukan di komputer.

Apa yang Bisa Dilakukan

CapCut Pad mengusung sejumlah fitur yang membedakannya dari versi ponsel biasa. Pengguna bisa melakukan pengeditan timeline multi-track yang lebih presisi, chroma key untuk mengganti latar belakang, hingga stabilisasi video. Semua alat ini dikemas dalam tata letak yang dioptimalkan untuk sentuhan jari di layar tablet.

Dalam keterangan resminya, CapCut menjelaskan bahwa aplikasi ini menghadirkan "kekuatan editing setara desktop" di ujung jari pengguna. Beberapa fitur unggulan lainnya termasuk animasi keyframe, efek gerakan lambat yang halus, serta dukungan ekspor video hingga resolusi 4K 60fps dengan HDR. Ini menjadi nilai tambah bagi kreator yang menginginkan kualitas tinggi langsung dari perangkat genggam.

Platform & Ketersediaan

Aplikasi ini sudah tersedia untuk diunduh di Google Play Store. CapCut Pad gratis untuk digunakan, tetapi sejumlah fitur premium hanya bisa diakses melalui langganan CapCut Pro. Sayangnya, perusahaan tidak mempublikasikan daftar harga secara terbuka di luar aplikasi. Berdasarkan informasi yang ada, biaya berlangganan dimulai dari sekitar USD 10 per bulan.

Belum ada informasi spesifik mengenai jadwal rollout fitur eksklusif untuk pengguna di Indonesia. Namun, mengingat basis pengguna CapCut yang besar di Tanah Air, peluncuran versi tablet ini berpotensi langsung diadopsi oleh komunitas kreator konten lokal.

Konteks Persaingan

Peluncuran CapCut Pad terjadi di tengah dominasi video pendek di internet. CapCut sendiri telah menjadi pilihan utama bagi banyak pengguna untuk mengedit video di luar aplikasi galeri bawaan ponsel. Dengan hadirnya versi tablet, ByteDance tampaknya ingin memperkuat posisinya di segmen kreator yang lebih serius, yang selama ini mungkin beralih ke aplikasi seperti LumaFusion di iPad atau editor desktop seperti Adobe Premiere Pro.

Langkah ini juga bisa dilihat sebagai upaya untuk mengunci pengguna dalam ekosistem ByteDance, terutama mereka yang aktif memproduksi konten untuk TikTok. Dengan menawarkan alat yang lebih mumpuni di perangkat yang lebih besar, CapCut Pad berpotensi menjadi jembatan antara editing mobile dan profesional.

Reporter: Yanuar Fahrezi
Sumber: 9to5google.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top