SAMARINDA — Sutarno Wijaya resmi memimpin Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kalimantan Timur periode 2025-2029. Target ambisius langsung dicanangkan: mendulang medali emas di PON 2028.
Pembinaan atlet selam menjadi fokus utama kepengurusan baru ini. Langkah strategis disiapkan untuk meningkatkan prestasi olahraga yang sempat menorehkan nama Kaltim di kancah nasional tersebut.
Sutarno menegaskan bahwa medali emas bukan sekadar wacana. Untuk mewujudkannya, POSSI Kaltim akan memulai pembinaan atlet secara intensif dan terstruktur.
“Kami tidak ingin hanya jadi peserta. Target emas PON 2028 harus dipersiapkan dari sekarang, mulai dari pembibitan atlet muda hingga pengiriman pelatih berkualitas,” ujar Sutarno dalam sambutan perdananya.
Kepengurusan baru POSSI Kaltim akan memprioritaskan pencarian bakat di daerah-daerah. Menurut Sutarno, potensi atlet selam di Kaltim cukup besar, namun belum tergarap maksimal.
“Kami akan turun ke kabupaten dan kota untuk menjaring atlet muda berbakat. Pembinaan akan dilakukan secara berjenjang agar mereka siap bersaing di level nasional,” tambahnya.
Sebelum PON 2028, POSSI Kaltim akan mengevaluasi kemampuan atlet melalui berbagai kejuaraan daerah dan nasional. Target antara seperti perolehan medali di Kejurnas dan Pra-PON akan menjadi tolok ukur kesiapan tim.
Dengan kepemimpinan baru ini, publik Kaltim berharap cabang olahraga selam bisa kembali berjaya di kancah nasional, sekaligus mengharumkan nama daerah di ajang multi-event terbesar Indonesia.