Majelis Zikir untuk Negeri di IKN, Tiga Ulama Jatim Pimpin Doa 16 Mei 2026

Penulis: Zaki Mubarak  •  Senin, 11 Mei 2026 | 15:23:51 WIB
Tiga ulama Jawa Timur memimpin doa bersama Majelis Zikir untuk Negeri di IKN pada 16 Mei 2026.

NUSANTARA — Doa bersama lintas elemen masyarakat akan bergema di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Sabtu, 16 Mei 2026. Majelis Zikir untuk Negeri ini digelar di lantai dua Masjid Negara IKN, mulai pukul 08.00 WITA.

Panitia menyebut kegiatan ini sebagai ikhtiar spiritual memohon keselamatan bangsa di tengah berbagai tantangan. Jamaah Zikir Nurul Wathon Al Hambalangi menjadi penggagas utama acara tersebut.

Tiga Ulama Jawa Timur Pimpin Zikir

Sejumlah alim ulama dan masyayikh dari Jawa Timur dijadwalkan hadir memimpin jalannya majelis. Tiga nama yang disebut panitia adalah KH Afandi Shilihin, KH Agus Akhmad Samsudin, dan KH Muhammad Muchyidin.

Kehadiran para ulama ini diharapkan memperkuat suasana spiritual di IKN yang masih dalam tahap pembangunan. Panitia mengajak masyarakat dari berbagai daerah untuk turut hadir.

Doa untuk Pemimpin Bangsa

Dalam munajat tersebut, para jamaah akan memanjatkan doa bagi para pemimpin bangsa. Mereka memohon kekuatan, kebijaksanaan, dan amanah dalam membawa Indonesia menuju masa depan yang sejahtera dan bermartabat.

"Majelis ini menjadi ruang kebersamaan seluruh elemen masyarakat untuk berzikir, berdoa, dan mempererat ukhuwah demi Indonesia yang damai, maju, dan penuh keberkahan," ujar panitia H. Supriyanto dalam keterangan resmi.

Persatuan Bangsa Melalui Doa

Panitia menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan ikhtiar memperkuat persatuan bangsa. Doa dan zikir disebut sebagai fondasi spiritual yang melengkapi pembangunan fisik IKN.

"Bangsa yang besar bukan hanya dibangun dengan kekuatan lahiriah, tetapi juga dengan doa-doa yang tulus dan hati yang bersatu," tutup Supriyanto.

Acara ini terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya. Panitia berharap majelis zikir ini menjadi momentum kebersamaan masyarakat di IKN yang terus berkembang.

Reporter: Zaki Mubarak
Sumber: borneoflash.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top