203 Kader PKK Kutai Kartanegara Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi dan Ketahanan Keluarga

Penulis: Zaki Mubarak  •  Minggu, 10 Mei 2026 | 17:55:01 WIB
kader PKK Kutai Kartanegara mengikuti pelatihan intensif untuk memperkuat ketahanan keluarga.

TENGGARONG — Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kutai Kartanegara terus memperkuat kualitas sumber daya manusia di tingkat akar rumput. Sebanyak 203 kader dari berbagai kecamatan dikumpulkan untuk mengikuti pelatihan intensif guna mewujudkan keluarga yang sehat, produktif, dan mandiri.

Para peserta merupakan anggota kelompok kerja (pokja) I, II, dan III yang berasal dari seluruh kecamatan di wilayah Kutai Kartanegara. Pelatihan ini digelar sebagai upaya memastikan program pemberdayaan masyarakat berjalan optimal hingga ke unit keluarga terkecil.

"Kader PKK merupakan ujung tombak di tengah masyarakat. Mereka memiliki peran besar dalam membangun keluarga yang harmonis, mandiri, sehat, dan produktif sesuai dengan tugas pokok masing-masing," ujar Wakil Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga PKK Kukar, Fety Puja Amelia Rendi Solihin, di Tenggarong.

Membagi Peran Pokja I hingga III untuk Ketahanan Keluarga

Dalam struktur PKK, setiap kelompok kerja memiliki tanggung jawab spesifik untuk menyentuh berbagai aspek kehidupan warga. Pokja I fokus pada kewenangan memperkuat pembinaan karakter dan ketahanan keluarga agar tercipta lingkungan sosial yang stabil di tingkat kelurahan dan desa.

Sementara itu, Pokja II memiliki tugas strategis dalam meningkatkan pendidikan dan keterampilan keluarga. Sektor ini menjadi tumpuan bagi penguatan ekonomi kreatif dan pengembangan UMKM lokal agar keluarga di Kutai Kartanegara memiliki kemandirian finansial.

"Sedangkan Pokja III merupakan agen yang menjadi motor penggerak dalam mewujudkan pangan keluarga, sandang, serta tata laksana rumah tangga yang sehat dan berkualitas," kata Fety menjelaskan fungsi teknis di lapangan.

Kader PKK Dituntut Adaptif Terhadap Perubahan

Fety menekankan bahwa tantangan zaman mengharuskan para kader untuk tidak sekadar menjalankan rutinitas. Peningkatan kapasitas yang dilakukan pada Jumat lalu tersebut diharapkan mampu memicu kreativitas kader dalam mencari solusi atas persoalan di lingkungannya masing-masing.

"Kader PKK dituntut makin adaptif, kreatif, dan mampu menjadi penggerak perubahan. Peningkatan kapasitas seperti ini sangat penting agar seluruh kader memiliki wawasan, keterampilan, dan semangat baru," tuturnya menambahkan.

Pelatihan tahunan ini juga berfungsi sebagai ruang bertukar pengalaman antarwilayah. Sinergi antarkader diharapkan dapat mempercepat kemajuan daerah melalui pembangunan ketahanan keluarga yang kuat dan peningkatan ekonomi masyarakat secara menyeluruh.

Reporter: Zaki Mubarak
Sumber: kaltim.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top