Pencarian

Pertamina Pamerkan DEB Bali ke Delegasi ASCOPE, Pendapatan Petani Capai US$32.500

Minggu, 01 November 2026 • 11:07:31 WIB
Pertamina Pamerkan DEB Bali ke Delegasi ASCOPE, Pendapatan Petani Capai US$32.500
Delegasi ASCOPE meninjau kawasan Desa Energi Berdikari Uma Palak Lestari di Denpasar Utara, Bali.

KALIMANTAN TIMUR — Program Desa Energi Berdikari (DEB) berbasis urban farming milik PT Pertamina (Persero) di Denpasar Utara, Bali, menarik perhatian delegasi ASEAN Council on Petroleum (ASCOPE). Model pemberdayaan berbasis energi baru terbarukan itu dinilai unik dan berpeluang diadopsi perusahaan minyak nasional negara tetangga. Kelompok tani binaannya tercatat mampu meraup pendapatan lebih dari US$32.500 per tahun.

Denpasar, Bali — Ketertarikan delegasi ASCOPE muncul saat mereka meninjau langsung kawasan DEB Uma Palak Lestari. Konsep yang memadukan transisi energi bersih dengan ketahanan pangan itu dianggap memberi dampak nyata bagi warga sekitar. Corporate Secretary Pertamina Arya Dwi Paramita menyebut para delegasi belum pernah melihat model pengelolaan community involvement development serupa.

"Delegasi dari Timor Leste secara khusus menanyakan estimasi biaya hingga potensi pendapatan petani untuk dipelajari," ujar Arya dalam keterangannya, Sabtu (31/10).

Pendapatan dari Beras Premium Mentik Susu

Nilai multiplier effect program ini terletak pada pilihan komoditas. Kelompok Usaha Bersama (KUB) petani lokal menanam beras Mentik Susu yang punya nilai jual tinggi di pasar high-end karena indeks glikemiknya rendah dan kandungan seratnya tinggi.

Lahan seluas 10 hektar digarap 35 anggota kelompok tani. Dampak ekonominya menyentuh lebih dari 400 warga di sekitarnya. Pendapatan KUB dari komoditas premium inilah yang menembus lebih dari US$32.500 per tahun.

SIUMA Atasi Kelangkaan Air dan Biaya Solar

Persoalan klasik petani — air dan mahalnya operasional — dijawab lewat Sistem Suplai Energi Manajemen Irigasi Uma Palak (SIUMA). Sistem ini menggabungkan kincir air mikrohidro dengan panel surya untuk mengairi sawah seluas 10,26 hektar sekaligus menyalakan lampu jalan usaha tani.

"Sebelum ada Siuma, kami sering berebut air saat musim kemarau. Sekarang, air sungai yang terbuang bisa dinaikkan kembali untuk mengairi sawah," kata Wayan Sukadana, Ketua Komunitas Umepala Lestari.

Elektrifikasi pertanian juga memangkas biaya operasional. Traktor konvensional yang sebelumnya menghabiskan sekitar 10 liter solar per hari digantikan traktor listrik berbaterai. Baterainya diisi dari energi surya dan mikrohidro, tanpa tambahan biaya listrik.

Subak Sembung Jadi Ruang Publik Baru

Kawasan Subak Sembung kini bertransformasi menjadi ruang publik. Jogging track sepanjang 2,3 kilometer membelah area persawahan, didukung 43 titik lampu penerangan otomatis berbasis SIUMA. Warga bisa berolahraga pagi atau malam, bahkan memesan sayur segar langsung dari petani.

Aktivitas rekreasi itu menggerakkan ekonomi kerakyatan dan menambah pendapatan kelompok tani dari sektor pariwisata lokal. I Made Darayasa, Pekaseh Subak Sembung, menilai kehadiran Pertamina menjadi solusi atas kendala air dan biaya operasional yang selama ini membelit petani.

310 Titik DEB, 62 Desa Sudah Mandiri

Pertamina telah mengoperasikan 310 titik DEB di seluruh Indonesia. Sebanyak 62 desa di antaranya dinyatakan mandiri penuh melalui skema exit strategy dengan masa pendampingan sekitar 3 hingga 5 tahun.

Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri menekankan ketahanan energi bukan sekadar memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga menjaga keberlanjutan untuk generasi mendatang.

"Di sektor energi, ketahanan berarti memastikan bahwa sistem yang kita andalkan saat ini mampu terus memenuhi kebutuhan masyarakat, mendukung perekonomian, dan melayani generasi mendatang," ujar Simon.

Bagi Pertamina, DEB menjadi bukti bahwa program tanggung jawab sosial bisa dirancang sebagai investasi ekonomi, bukan sekadar belanja sosial. Model Uma Palak Lestari kini menjadi rujukan yang dipelajari perusahaan minyak negara lain di kawasan ASEAN.

Follow kaltimnow.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: dunia-energi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks