KUTAI KARTANEGARA — Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur menilai Desa Kutai Lama di Kecamatan Anggana sebagai destinasi yang menggabungkan rekreasi keluarga dan wisata sejarah dalam satu kawasan. Muhammad Faisal, Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, menyampaikan penilaian tersebut di Kutai Kartanegara pada Jumat.
"Desa Kutai Lama menawarkan paket lengkap antara wisata rekreasi keluarga dan sejarah peradaban," kata Faisal.
Negeri Jahetan Layar Jadi Andalan Rekreasi Keluarga
Salah satu destinasi andalan di desa ini adalah Negeri Jahetan Layar. Di lokasi tersebut, wisatawan bisa berkemah, mencoba petualangan, atau bersantai di kafe sambil menikmati pemandangan perbukitan hijau di sekitar Sungai Mahakam.
Fasilitas di kawasan ini disebut representatif untuk kegiatan gathering keluarga maupun acara pelatihan. Sekitar 20 penginapan telah tersedia untuk menunjang kenyamanan pengunjung.
"Fasilitas di Negeri Jahetan Layar representatif untuk kegiatan gathering keluarga maupun acara pelatihan," ujar Faisal.
Spot Memancing Udang Galah di Sungai Cole' dan Dermaga
Bagi penggemar aktivitas luar ruang, Desa Kutai Lama menyediakan spot memancing di Sungai Cole' serta area sekitar dermaga. Pengunjung dapat berburu ikan air tawar dan udang galah di lokasi tersebut.
"Pecinta aktivitas outdoor dapat menikmati sensasi memancing udang galah dan ikan air tawar di dermaga," tutur Faisal.
Jejak Kerajaan Kutai Kartanegara di Sungai Keramat dan Gunung Gong
Nilai sejarah menjadi daya tarik lain yang sulit ditemukan di destinasi lain. Desa Kutai Lama merupakan tempat awal berdirinya Kerajaan Kutai Kartanegara, sehingga kawasan ini menyimpan situs bersejarah seperti Sungai Keramat dan Gunung Gong.
Wisata religi dan sejarah juga bisa dinikmati dengan mengunjungi kompleks makam Raja Aji Mahkota, Aji Dilanggar, serta ulama Tuan Tunggang Parangan yang berada di Kutai Lama. Kombinasi alam dan situs ini yang membuat desa tersebut dinilai menawarkan pengalaman wisata berbeda.
Dorongan Promosi Berbasis Narasi Sejarah
Dinas Pariwisata Kaltim terus mendorong pengelola destinasi wisata Kutai Lama meningkatkan promosi untuk menarik lebih banyak wisatawan. Menurut Faisal, inovasi atraksi dan promosi yang bertumpu pada narasi sejarah akan mengangkat daya tarik kawasan ini.
"Inovasi atraksi dan promosi berbasis narasi sejarah akan semakin mengangkat daya tarik wisata Kutai Lama," kata Faisal.
Dengan sekitar 20 penginapan dan fasilitas gathering yang sudah tersedia, Desa Kutai Lama menyasar wisatawan keluarga maupun rombongan yang ingin menghabiskan waktu di tepi Sungai Mahakam.