Bupati Paser dr. Fahmi Fadli menandatangani fakta integritas percepatan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) bersama 104 kepala daerah dari kabupaten/kota di 19 provinsi. Penandatanganan berlangsung usai Rapat Koordinasi Percepatan Penyusunan RDTR Region 1 yang digelar Kementerian ATR/BPN di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (29/9). Komitmen bersama ini menargetkan penyelesaian dokumen RDTR secara transparan, akuntabel, dan tepat waktu sesuai ketentuan perundang-undangan.
PASER — Penandatanganan fakta integritas itu disaksikan langsung Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN Surya Windayana. Fahmi menyatakan Pemkab Paser siap mengambil langkah yang diperlukan sesuai kewenangan daerah untuk mendukung penyelesaian dokumen RDTR.
Dukungan tersebut mencakup penyediaan data dan informasi, pemenuhan kebutuhan teknis, hingga penyelesaian pembahasan dan kesepakatan substansi RDTR. Menurut Fahmi, percepatan penyusunan RDTR penting untuk memberikan kepastian dalam pemanfaatan ruang.
Dokumen RDTR juga dinilai mendukung proses pembangunan daerah agar berjalan lebih terarah dan sesuai rencana tata ruang. "Penandatanganan fakta integritas disaksikan langsung Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN Surya Windayana," kata Fahmi.
Rakor Region 1 Jadi Forum Sinergi Lintas Lembaga
Rakor Percepatan Penyusunan RDTR Region 1 menjadi forum koordinasi antara Kementerian ATR/BPN, kementerian/lembaga terkait, dan pemerintah daerah. Forum ini bertujuan mempercepat penyusunan serta penyelesaian RDTR di wilayah Region 1.
Selain memperkuat koordinasi lintas lembaga, kegiatan tersebut diarahkan untuk mengidentifikasi kebutuhan teknis dan kendala yang masih dihadapi pemerintah daerah. Diskusi bersama seluruh peserta digelar setelah penandatanganan untuk membahas berbagai hal terkait percepatan RDTR.
Mengapa RDTR Penting bagi Kepastian Investasi Daerah
Melalui komitmen bersama tersebut, pemerintah daerah diharapkan mempercepat tahapan penyusunan hingga penyelesaian RDTR. Dokumen ini menjadi instrumen pendukung kepastian tata ruang dan investasi serta pengembangan wilayah.
Dalam kegiatan itu, Bupati Paser didampingi Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Paser Usma. Turut hadir jajaran Direktorat Jenderal Tata Ruang serta sejumlah kepala daerah dari wilayah Region 1.