KALIMANTAN TIMUR — Timnas basket putri Indonesia menutup fase grup Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan kekalahan telak 41-110 dari China di Aichi International, Jepang. Zhang Ziyu, center setinggi 2,23 meter, jadi tembok yang tak mampu dibongkar Srikandi Merah Putih sepanjang laga.
Kekalahan ini tidak mengubah posisi Indonesia di Grup A. Tiket ke perempat final sudah diamankan lebih dulu setelah kemenangan 61-52 atas Thailand pada pertandingan pertama, dan Thailand kemudian juga tumbang di tangan China.
Zhang Ziyu menjadi faktor pembeda utama. Begitu center berpostur 2,23 meter itu masuk pada kuarter kedua, China langsung melebarkan jarak dari 22-13 menjadi 32-13. Area paint praktis tertutup rapat bagi pemain Indonesia.
Kuarter Pertama Sempat Beri Perlawanan
Indonesia tidak langsung tenggelam. Kimberly Louis dan Priscilla Karen bergantian menyumbang angka untuk menjaga jarak tetap kompetitif di awal laga.
Tembakan tiga angka Priscilla sempat memangkas ketertinggalan menjadi 13-19. Namun China menutup kuarter pertama dengan keunggulan 22-13, sinyal bahwa tekanan akan meningkat drastis.
Zhang Ziyu Masuk, Pertahanan Indonesia Runtuh
Perubahan terjadi cepat di kuarter kedua. Kehadiran Zhang Ziyu membuat China nyaris tak terbendung, dan keunggulan mereka melesat menjadi 32-13 sebelum Indonesia sempat menambah angka lewat Nicole Lukito.
Paruh pertama ditutup dengan skor 50-18 untuk China. Dominasi berlanjut selepas turun minum: Indonesia hanya mencetak delapan poin di kuarter ketiga, sementara China melesakkan 30 poin dan membawa skor menjadi 80-27.
Kuarter keempat berjalan tanpa perubahan arah. China mempertahankan intensitas hingga menutup pertandingan dengan kemenangan 110-41.
Statistik Laga
- Skor akhir: China 110-41 Indonesia
- Skor per kuarter: 22-13, 50-18, 80-27, 110-41
- Poin kuarter ketiga Indonesia: 8
- Poin kuarter ketiga China: 30
- Pencetak angka Indonesia: Kimberly Louis, Priscilla Karen, Nicole Lukito
Fokus Beralih ke Perempat Final
Laga kontra China tidak lagi menentukan kelolosan Indonesia. Skuad Merah Putih sudah memastikan tempat di delapan besar sejak Thailand kembali kalah dari China, sehingga hasil di Aichi International hanya berdampak pada posisi akhir fase grup.
Yang tersisa adalah pekerjaan rumah besar. Pengalaman menghadapi pemain berpostur ekstrem seperti Zhang Ziyu menjadi bahan evaluasi penting, terutama soal cara Indonesia bertahan di area paint dan menjaga ritme menyerang saat tekanan fisik meningkat.
Timnas basket putri Indonesia kini mengalihkan seluruh perhatian ke babak perempat final Asian Games 2026, dengan modal satu kemenangan atas Thailand dan pelajaran berharga dari kekalahan terbesar mereka sejauh ini.