KALIMANTAN TIMUR — Jorge Martin memenangi Sprint Race MotoGP Austria 2026 di Sirkuit Red Bull Ring, Sabtu (19/9/2026) malam WIB, setelah Pedro Acosta tergelincir di awal putaran ke-12. Kemenangan ini mengantar Martin ke puncak klasemen pebalap dengan 286 poin, unggul tiga poin atas Marc Marquez yang menempel di urutan kedua.
Balapan sprint di Red Bull Ring berjalan dramatis sejak putaran pertama. Pedro Acosta yang memulai dengan laju kencang sudah unggul lebih dari dua detik atas Marc Marquez, sementara Jorge Martin harus bekerja keras setelah tercecer ke posisi delapan.
Nyaris Senggolan Martin dan Marquez di Putaran Pertama
Pertarungan Martin dengan Marc Marquez di putaran pembuka nyaris berujung senggolan. Insiden itu memaksa Martin melebar dan turun ke posisi delapan, membuka jalan bagi Acosta untuk terus membuka jarak di depan.
Acosta memanfaatkan situasi tersebut. Pebalap KTM itu konsisten menjaga ritme dan sempat unggul lebih dari dua detik, sementara Marquez di belakangnya tidak menunjukkan tanda-tanda mampu merespons.
Martin Bangkit, Salip Marquez di Lap Delapan
Kecepatan Martin di sektor-sektor cepat Red Bull Ring membuatnya perlahan memperbaiki posisi. Satu per satu pebalap ia lewati hingga kembali ke barisan depan, lalu menyalip Marc Marquez untuk merebut posisi dua di lap kedelapan.
Meski begitu, Acosta masih terlalu jauh untuk dikejar. Jarak yang tercipta sejak awal membuat Martin harus puas menempel di belakang pebalap KTM tersebut.
Jatuh di Awal Putaran ke-12, Podium Acosta Sirna
Nasib berpihak pada Martin pada awal putaran ke-12. Acosta masuk ke tikungan dua terlalu kencang dan tergelincir, membuat bayang-bayang kemenangan yang sudah di depan mata buyar seketika.
Jatuhnya Acosta menjadi hadiah besar bagi Martin. Pebalap Spanyol itu tak menyia-nyiakan kesempatan dan menyelesaikan sprint race sebagai pemenang.
Martin Puncaki Klasemen, Unggul Tiga Poin atas Marquez
Kemenangan di Red Bull Ring membawa Jorge Martin ke posisi teratas klasemen pebalap MotoGP 2026. Ia kini memimpin dengan 286 poin, tiga poin lebih banyak dari Marc Marquez di urutan kedua.
Selisih tipis itu membuat persaingan gelar musim ini semakin ketat. Setiap poin di sisa balapan akan menentukan arah perebutan juara dunia.