BONTANG — Sebanyak 80 atlet penyandang disabilitas dari NPCI Bontang resmi memulai seleksi menuju Peparprov V Kaltim. Tahapan penjaringan digelar selama tiga hari, 22, 23, dan 25 Agustus 2026, di Aula Dispopar Bontang.
Para atlet akan bersaing di sembilan cabang olahraga (cabor) untuk memperebutkan tempat di kontingen Kota Taman. Cabor yang dipertandingkan meliputi tenis meja, bulu tangkis, catur, panahan, boccia, angkat berat, renang, menembak, dan atletik.
Penilaian Tidak Hanya Soal Kemampuan Teknis
Panitia menilai para peserta tidak cukup hanya mengandalkan skill di lapangan. Kesiapan bertanding, potensi prestasi, dan konsistensi menunjukkan performa terbaik menjadi faktor penentu kelulusan atlet.
Proses seleksi ini diharapkan menghasilkan komposisi atlet yang solid dan kompetitif. Targetnya jelas: membawa nama Bontang bersaing di level tertinggi olahraga paralimpik Kalimantan Timur.
Pemkot Bontang Apresiasi Perjuangan Atlet Disabilitas
Sekretaris Dispopar Bontang Rita Atin Widiarti menegaskan pemerintah serius dalam pembinaan olahraga prestasi, termasuk bagi atlet disabilitas. Menurutnya, perjuangan para atlet NPCI layak diapresiasi karena mereka bertanding bukan hanya untuk diri sendiri, melainkan membawa nama daerah.
"Kami sangat mengapresiasi semangat dan perjuangan para atlet yang terus berusaha memberikan yang terbaik untuk Kota Bontang. Mudah-mudahan melalui seleksi ini dapat terpilih atlet-atlet terbaik yang nantinya mampu mengharumkan nama Kota Taman," ujar Rita.
Ia menambahkan, dukungan pemerintah tidak berhenti pada proses seleksi. Pembinaan dan pengembangan kemampuan atlet menjadi prioritas agar prestasi olahraga paralimpik Bontang terus meningkat.
Rita juga mengingatkan para atlet untuk menjunjung sportivitas dan menerima hasil seleksi dengan lapang dada. "Siapapun nantinya yang terpilih, harus kita dukung bersama. Yang belum terpilih jangan berkecil hati, karena proses pembinaan dan perjuangan masih panjang. Tetap semangat dan terus berlatih," tuturnya.
Modal Besar dari Peparprov IV di Balikpapan
Bontang datang dengan bekal cukup meyakinkan menatap Peparprov V. Pada edisi sebelumnya di Balikpapan, 15–20 November 2023, kontingen Kota Taman finis di peringkat keempat klasemen perolehan medali.
Saat itu, 47 atlet yang dikirimkan berhasil mengumpulkan total 51 medali. Rinciannya adalah 20 emas, 13 perak, dan 18 perunggu.
Capaian tersebut menempatkan Bontang di bawah dominasi tuan rumah Balikpapan yang mengoleksi 106 emas, Kutai Kartanegara (40 emas), dan Samarinda (32 emas).
Dengan catatan tersebut, seleksi tahun ini bukan sekadar memenuhi kuota kontingen. Ada target lebih besar yang diusung, yakni mempertahankan posisi atau bahkan meningkatkannya dalam persaingan olahraga paralimpik Kaltim.
Perjalanan menuju Paser dimulai dari persaingan internal yang ketat. Delapan puluh atlet harus membuktikan diri layak mengenakan seragam kontingen Bontang.