Pencarian

4.200 Bibit Ditanam Anak PAUD Balikpapan Saat Peluncuran GEMBIRA CERIA, Bunda PAUD: Tanam Karakter Sejak Dini

Sabtu, 22 Agustus 2026 • 14:24:02 WIB
4.200 Bibit Ditanam Anak PAUD Balikpapan Saat Peluncuran GEMBIRA CERIA, Bunda PAUD: Tanam Karakter Sejak Dini
Wali Kota Balikpapan memimpin peluncuran program GEMBIRA CERIA yang diikuti 420 satuan PAUD se-Kota Balikpapan.

BALIKPAPAN — Wali Kota Balikpapan Dr Rahmad Mas'ud memimpin langsung peluncuran program GEMBIRA CERIA (Gerakan Menanam Bersatu, Ciptakan Generasi Peduli dan Lingkungan) yang diikuti sekitar 420 satuan PAUD se-Kota Balikpapan. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang penanaman massal ribuan bibit tanaman yang disumbangkan oleh para orang tua, wali, organisasi perangkat daerah (OPD), serta mitra swasta.

Bibit dari DLH hingga Penerbit: Kolaborasi Lintas Sektor

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan berkontribusi 429 bibit buah seperti matoa, jeruk siam, rambutan, dan sawo. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan turut menyuplai 450 bibit cabai, terong, dan tomat untuk setiap kecamatan.

Dukungan lain datang dari Enuma yang menghadirkan 250 bibit tanaman, sementara Penerbit Erlangga menyediakan pupuk. Total bibit yang terkumpul mencapai 4.200, mencerminkan partisipasi aktif masyarakat dalam gerakan lingkungan ini.

Belajar dari Tanah: Filosofi di Balik GEMBIRA CERIA

Bunda PAUD Kota Balikpapan, Hj Nurlena Rahmad Mas'ud, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar seremonial menanam pohon. Anak-anak diajak menyentuh tanah, mengenal bibit, menyiram, hingga merawat tanaman hingga tumbuh.

"Program ini lahir dari sebuah keyakinan sederhana, bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup hanya diajarkan, tetapi perlu dialami dan dilakukan sejak dini," ujar Nurlena. Ia menambahkan proses tersebut diharapkan menanamkan nilai kesabaran, perhatian, dan tanggung jawab pada anak.

Merawat Tanaman Sama dengan Merawat Keluarga

Wali Kota Rahmad Mas'ud menekankan bahwa tantangan terbesar dari gerakan ini bukan pada proses penanaman, melainkan perawatan berkelanjutan. Menurutnya, kemampuan merawat makhluk hidup menjadi fondasi pembentukan karakter anak di masa depan.

"Kalau seseorang itu mampu mencintai dan mampu merawat dan menanam makhluk hidup, saya yakin pasti dia akan bisa menanam diri dan keluarganya," kata Rahmad. Ia mengibaratkan merawat tanaman seperti menjaga hubungan kekeluargaan yang membutuhkan konsistensi.

Keberlanjutan Program: dari Menanam hingga Memanen

Nurlena memastikan GEMBIRA CERIA tidak berhenti pada hari peluncuran. Anak-anak akan terus didampingi mengamati pertumbuhan tanaman, memahami proses memanen, hingga memanfaatkan hasilnya. Pendekatan ini menjadikan program sebagai gerakan pengalaman jangka panjang.

"GEMBIRA CERIA bukan sekadar gerakan menanam pohon. Ini adalah gerakan pengalaman, menanam kebiasaan baik, dan menanam karakter pada diri anak kita," tegasnya. Ia berpesan kepada anak-anak untuk menjaga lingkungan dan terus semangat belajar berbagi.

Follow kaltimnow.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: garvi.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks