Pencarian

Karhutla Berau Meluas, 426 Titik Panas Terdeteksi dan Jarak Pandang Turun hingga 2 Kilometer

Rabu, 19 Agustus 2026 • 14:29:55 WIB
Karhutla Berau Meluas, 426 Titik Panas Terdeteksi dan Jarak Pandang Turun hingga 2 Kilometer
Petugas gabungan memadamkan titik api kebakaran hutan dan lahan di kawasan Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Selasa (18/8/2026).

BERAU — Sebanyak 426 titik panas terpantau di wilayah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, akibat kebakaran hutan dan lahan yang melanda sejak tiga pekan terakhir. Data BMKG Berau menunjukkan titik api tersebar di lima kecamatan, yakni Pulau Derawan, Segah, Kelay, Gunung Tabur, dan Sambaliung.

Kabut asap mulai mengganggu aktivitas warga. Jarak pandang terendah tercatat hanya dua kilometer, sementara jarak pandang terjauh mencapai delapan kilometer.

Bupati Turun ke Lokasi, Fokus Padamkan Titik Api di Lahan Gambut

Bupati Berau Sri Juniarsih Mas meninjau langsung sejumlah lokasi kebakaran pada Selasa (18/8/2026). Ia mengakui cuaca panas dan kering dalam beberapa pekan terakhir memperparah penyebaran api.

"Cuaca saat ini cukup panas dan kering. Kami terus berupaya melakukan penanganan dengan mengerahkan personel pemadam ke sejumlah titik kebakaran," ujarnya.

Petugas gabungan dari Pemkab Berau dan Forkopimda dikerahkan ke titik-titik yang sulit dijangkau. Hingga kini, pemerintah daerah belum memiliki data valid mengenai total luasan lahan yang terbakar.

Perusahaan Tambang dan Perkebunan Diminta Kerahkan Alat Berat

Pemerintah Kabupaten Berau tidak hanya mengandalkan personel pemadam. Sri Juniarsih mengajak perusahaan yang beroperasi di Berau, baik dari sektor pertambangan maupun perkebunan, untuk berperan aktif membantu penanganan Karhutla.

Perusahaan dinilai memiliki alat berat dan akses air yang memadai untuk memadamkan api di lahan yang luas. Keterlibatan swasta diharapkan mempercepat pengendalian kebakaran sebelum meluas ke kawasan permukiman.

Doa Bersama Forkopimda: Berharap Hujan Segera Turun

Upaya pemadaman di lapangan berjalan beriringan dengan ikhtiar spiritual. Pada Rabu pagi (19/8/2026), jajaran Forkopimda Berau menggelar salat berjemaah dan memanjatkan doa agar hujan segera turun.

Turunnya hujan dinilai menjadi cara paling efektif meredam titik-titik api yang masih menyala di sejumlah wilayah. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.

Karhutla di Berau merupakan bagian dari pola kebakaran lahan yang kerap terjadi di Kalimantan Timur saat musim kemarau. Tahun ini, kekeringan yang lebih panjang membuat penanganan api lebih sulit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Follow kaltimnow.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: newsnusantara.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks