Pencarian

Review Sony BRAVIA 9 II 85 Inci: Layar True RGB Super Terang, Tapi Siapkan Dana Lebih untuk Soundbar

Selasa, 04 Agustus 2026 • 00:37:01 WIB
Review Sony BRAVIA 9 II 85 Inci: Layar True RGB Super Terang, Tapi Siapkan Dana Lebih untuk Soundbar
Sony BRAVIA 9 II 85 inci tampil dengan desain stand transparan yang memberikan kesan melayang.

KALIMANTAN TIMUR — Kami mendapat kesempatan hands-on singkat dengan Sony BRAVIA 9 II ukuran 85 inci (K-85XR90M2) yang baru saja masuk Indonesia. TV ini adalah penerus lini BRAVIA 9 dengan gebrakan utama di sektor panel: Sony menyebutnya sebagai RGB Backlight Master Drive Pro — backlight LED yang menggunakan tiga warna utama (merah, hijau, biru) secara terpisah, bukan white LED biasa. Ini berbeda dari pendekatan QLED atau Mini LED kebanyakan, dan hasilnya langsung terlihat begitu TV dinyalakan.

Desain "Mengambang" dengan Mirage Stand: Solusi Kabel yang Cerdas

Dari sisi desain, Sony memakai konsep Harmonic Presence dengan Mirage Stand. Leher stand menggunakan panel transparan yang membuat bodi TV terkesan melayang, sekaligus berfungsi menyembunyikan kabel dari pandangan depan. Ini solusi praktis untuk menjaga area TV tetap rapi tanpa perlu cable management tambahan.

Bodi TV-nya sendiri tergolong ringkas untuk layar 85 inci. Bezel tipis di kisaran 9-9,5 mm di tiga sisi, dengan frame bawah sedikit lebih tebal di 13,5 mm. Seluruh konektor I/O menghadap ke samping kanan (dari depan), memudahkan akses saat TV sudah ditempel di dinding. Posisi stand mengangkat bodi 8,2 cm dari meja, cukup lega untuk menaruh soundbar di bawahnya.

Kualitas Gambar True RGB: Kecerahan dan Warna yang Berbeda Kelas

Ini bagian yang paling menarik. Dengan RGB Triluminos Max dan Luminance Booster, panel 4K ini menghasilkan tingkat kecerahan yang sangat tinggi. Kontras dan kedalaman warna terasa lebih solid dibanding TV LED konvensional, berkat kontrol local dimming yang presisi per warna. Fitur Smooth Color Gradation juga bekerja baik — gradasi warna langit atau kulit manusia terlihat mulus tanpa pita warna (banding).

Sudut pandang juga menjadi nilai jual. Teknologi X-Wide Angle Pro menjaga konsistensi warna dan kontras meski dilihat dari posisi miring ekstrem. Dipadukan dengan Immersive Black Screen Pro yang meredam pantulan cahaya, TV ini tetap nyaman ditonton di ruangan terang dengan banyak jendela.

Audio Internal: Immersive, Tapi Ada Catatan Penting

Konfigurasi Acoustic Multi-Audio+ dengan 2.2.2 channel (total 80W) menghasilkan suara yang datang dari arah yang sesuai dengan objek di layar. Efek ini cukup meyakinkan untuk ukuran TV built-in. Namun, untuk kelas harga segini, kami menyarankan Anda tetap menganggarkan dana tambahan untuk soundbar. Output speaker internal tetap kalah tenaga dan kedalaman bass dibanding soundbar mid-range sekelas Sonos Arc atau Samsung Q990-series.

Fitur dan Konektivitas: Google TV dengan Gemini AI, Siap Siaran Digital

BRAVIA 9 II menjalankan Google TV terbaru dengan dukungan Gemini AI. Asisten Google merespons cepat, dan TV ini mendukung Chromecast Built-In, Apple AirPlay, serta Apple HomeKit. Aplikasi Sony Pictures Core juga tersedia langsung dari awal.

Dari sisi koneksi, Anda mendapat 4 port HDMI — dua di antaranya HDMI 2.1 yang mendukung 4K120 dan VRR untuk gaming. Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.3 melengkapi paket. Untuk pasar Indonesia, TV ini mendukung DVB-T2, jadi siaran TV digital lokal bisa langsung ditangkap dengan antena standar tanpa STB tambahan.

Kelebihan dan Kekurangan Sony BRAVIA 9 II

  • Kelebihan: Kecerahan dan akurasi warna kelas atas berkat backlight RGB; sudut pandang luas; desain stand transparan yang rapi; fitur gaming lengkap (HDMI 2.1, VRR, 4K120); dukungan Google TV dengan Gemini AI.
  • Kekurangan: Harga premium yang hanya masuk akal untuk pengguna serius; audio internal kurang greget untuk kelas harga ini — wajib tambah soundbar; hanya tersedia satu ukuran (85 inci) di Indonesia, kurang fleksibel untuk ruangan kecil.

Verdict: Untuk Siapa TV Ini Layak Dibeli?

BRAVIA 9 II jelas bukan untuk semua orang. TV ini ditujukan bagi pengguna yang sudah paham betul apa itu kualitas gambar — yang bisa membedakan black level dan akurasi warna alami. Jika Anda adalah tipe penonton film serius atau gamer yang menginginkan visual terbaik di kelasnya, investasi ini sepadan.

Namun, jika prioritas Anda adalah nilai kepraktisan atau Anda belum berencana menambah soundbar eksternal, ada baiknya mempertimbangkan opsi lain di kelas harga yang sama. Hitung ulang total biaya: TV plus soundbar yang layak, karena speaker internal BRAVIA 9 II belum mampu memberikan kepuasan audio yang sebanding dengan kemampuan visualnya.

Follow kaltimnow.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jagatreview.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks