KALIMANTAN TIMUR — Canva merilis aplikasi Affinity untuk iPad yang menggabungkan sketsa, vektor, edit foto, dan tata letak dalam satu antarmuka gratis. Aplikasi ini hadir dengan Sketch Studio khusus layar sentuh dan Apple Pencil, melanjutkan strategi desktop yang telah meraup lebih dari tujuh juta pendaftar. Pengguna iPadOS 18.0 ke atas bisa mengunduhnya langsung dari App Store.
Canva memperluas jangkauan Affinity ke tablet Apple setelah sebelumnya merombak aplikasi desktop pada 2025. Versi iPad dirancang dari nol untuk perangkat sentuh, bukan sekadar pengecilan tampilan Mac dan Windows. Canva menyebut janji kehadiran versi iPad memang sudah disampaikan sejak peluncuran desktop.
Dalam satu berkas .af, pengguna bisa berpindah antara Studio Sketch, Vector, Pixel, dan Layout. Berkas yang sama tetap bisa dibuka di desktop, sehingga alur kerja lintas perangkat tidak terputus. Pendekatan ini menyatukan fungsi yang dulu terpisah di Affinity Designer, Photo, dan Publisher.
Sketch Studio menjadi tambahan paling menonjol di versi iPad. Fitur ini menyediakan gambar bebas dengan pustaka kuas yang bisa disesuaikan, plus Sketch to Shapes yang mengubah coretan tangan menjadi bentuk vektor yang bisa diedit.
Untuk pengeditan foto, tersedia dukungan RAW, penyesuaian non-destruktif, dan Mask Tool yang dirancang menelusuri tepi rumit seperti rambut dan bulu hewan menggunakan Apple Pencil. Sementara alat tata letak mendukung dokumen multi-halaman, master page, dan keluaran siap cetak.
Dukungan Apple Pencil Pro mencakup barrel roll, squeeze, dan hover, ditambah kontrol tekanan serta kemiringan. Canva menegaskan antarmuka disesuaikan khusus untuk iPad agar nyaman dipakai dengan pena digital.
Alat inti sketsa, vektor, foto, dan tata letak gratis untuk pengguna individu. Syaratnya, pengguna wajib punya akun Canva gratis untuk membuka aplikasi. Fitur berbayar hanya menyentuh alat AI yang terkunci di balik paket premium Canva.
Fitur AI tersebut tersedia lewat Canva AI Studio, mencakup Generative Expand, peningkatan resolusi gambar, pengurangan noise, dan Decompose Layer yang memecah gambar datar menjadi lapisan yang bisa diedit. Model ini melanjutkan pendekatan yang diperkenalkan saat peluncuran ulang desktop 2025.
Affinity by Canva tersedia di App Store sebagai unduhan gratis dengan pembelian dalam aplikasi. Perangkat harus menjalankan iPadOS 18.0 atau lebih baru.
Meski berbagi format berkas yang sama, sejumlah fitur desktop belum tersedia di versi iPad saat peluncuran. Situs Affinity mencantumkan Books, Batch, Data Merge, Quick Adjustments, panel Info dan Scope, perekaman makro, serta Astrophotography Studio sebagai fitur yang absen.
Canva menyatakan fitur-fitur tersebut akan menyusul secara bertahap. Pengguna yang mengandalkan alur kerja batch atau makro sebaiknya tetap memakai versi desktop untuk sementara.
Versi iPad menyasar desainer, ilustrator, dan kreator konten yang butuh mengerjakan proyek di perangkat portabel tanpa membayar langganan. Mahasiswa desain dan pekerja lepas bisa memanfaatkan alat inti gratis, lalu beralih ke paket premium hanya jika butuh fitur AI.
Bagi pengguna Indonesia yang terbiasa memakai Canva di browser, kehadiran Affinity di iPad menambah opsi produksi konten visual langsung dari tablet. Unduhan gratisnya membuat uji coba tanpa risiko finansial, dengan catatan fitur desktop lanjutan belum tersedia.