BONTANG — Gangguan pada sejumlah pembangkit memaksa PLN menghentikan sementara aliran listrik ke sebagian wilayah kerja ULP Bontang Kota. Pemadaman menyasar puluhan ruas jalan dan kawasan permukiman, mulai dari Jalan HM Ardans hingga Jalan Poros Bontang-Sangatta.
Di Kabupaten Kutai Timur, wilayah yang terdampak meliputi Desa Teluk Pandan, Desa Kandolo, Desa Singkama, Desa Sangkima, dan sekitarnya. PLN menyatakan mengerahkan seluruh sumber daya untuk mempercepat pemulihan.
Mulyadi, warga Jalan HM Ardans, menyebut listrik di rumahnya mati sejak pukul 08.30 Wita. Berdasarkan pengumuman yang diterimanya, aliran listrik baru menyala kembali sekitar pukul 12.00 Wita.
"Baru juga kemarin mati. Hari ini mati lagi. Kata PLN kemarin Oktober tidak lagi padam-padam," ucap Mulyadi.
Keluhan senada muncul karena pemadaman terjadi beruntun dalam beberapa hari terakhir. Warga berharap PLN menuntaskan persoalan pembangkit agar pasokan listrik tidak putus-putus.
PLN ULP Bontang Kota mencatat sejumlah kawasan yang mengalami penghentian sementara aliran listrik, antara lain:
PLN mengimbau pelanggan menggunakan listrik secara bijak, khususnya pada pukul 18.00–21.00 Wita. Pelanggan diminta mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan dan mengatur suhu pendingin ruangan di atas 24 derajat Celsius.
Perusahaan juga menyarankan optimalisasi peralatan hemat energi selama proses pemulihan berlangsung. Langkah itu ditempuh untuk menekan beban jaringan saat pasokan belum normal sepenuhnya.
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan berterima kasih atas pengertian serta dukungan pelanggan," ucap Manager ULP PLN Kota Bontang Rendra.