Honda 0 Alpha Kembali Terlihat Uji Jalan, Debut Global 2 Desember 2026

Penulis: Yanuar Fahrezi  •  Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:35:31 WIB
Honda 0 Alpha tertangkap kamera saat uji jalan dengan bodi tertutup kamuflase.

KALIMANTAN TIMUR — Honda 0 Alpha tertangkap kamera sedang menjalani uji jalan di Jepang dan India, memberi sinyal proyek crossover listrik ini tetap berjalan meski Honda telah membatalkan tiga proyek EV lain tahun ini. Debut globalnya diperkirakan pada 2 Desember 2026 dengan Jepang dan India sebagai pasar sasaran.

Foto-foto kendaraan uji beredar lewat unggahan pengguna X, @MattSUN_mAATsun, yang memperlihatkan bodi kotak tertutup kamuflase hampir menyeluruh dari berbagai sudut. Pengguna tersebut mencatat ukuran mobil sebanding dengan Toyota RAV4, walau tidak menyebut merek atau model saat mengunggah gambar.

Informasi tanggal peluncuran mengacu pada artikel Autoblog berjudul "Honda Canceled Three EVs, But Another One Is Still Coming", yang mengutip portal Jepang Creative Trend. Sampai sekarang belum ada konfirmasi resmi dari Honda soal tanggal maupun spesifikasi final.

Desain Kotak yang Setia pada Konsep Japan Mobility Show 2025

Meski hampir seluruh bodi tertutup kamuflase, siluet kotak Honda 0 Alpha tetap terbaca jelas. Garis atap relatif rata dan bagian belakang tegak mempertahankan bentuk dasar model konsep yang dipamerkan di Japan Mobility Show pada Oktober 2025.

Pendekatan desain ini berbeda dari mayoritas crossover listrik yang cenderung membulat demi efisiensi aerodinamika. Honda tampaknya memilih proporsi tegas ala SUV boks, yang di pasar global masih punya penggemar sendiri.

Diuji di Cuaca Ekstrem Sebelum Masuk Lini Produksi

Program pengujian mencakup paparan kondisi cuaca menantang, seperti suhu ekstrem dan curah hujan tinggi. Tujuannya mengevaluasi performa kendaraan sebelum resmi dipasarkan, terutama untuk memastikan sistem kelistrikan dan baterai tetap stabil di berbagai iklim.

Versi produksi Honda 0 Alpha diperkirakan dirakit di fasilitas manufaktur Honda di Tapukara, Rajasthan, India. Lokasi ini masuk akal mengingat India disebut sebagai salah satu pasar sasaran utama, selain Jepang.

Latar Belakang: Tiga Proyek EV Honda yang Dibatalkan

Kemunculan Honda 0 Alpha di jalanan jadi sinyal penting. Sepanjang tahun ini Honda telah membatalkan tiga proyek kendaraan listrik lain, sehingga keberadaan model ini menunjukkan prioritas perusahaan sedang difokuskan ke lini 0 Series.

Belum ada penjelasan resmi soal alasan pembatalan tersebut maupun dampaknya terhadap jadwal produksi Honda 0 Alpha. Yang jelas, pengujian jalan di dua negara menandakan tahap pengembangan sudah cukup jauh.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Debut Desember

  • Spesifikasi baterai dan motor listrik belum diungkap — kapasitas kWh, tenaga, dan perkiraan jarak tempuh masih spekulasi.
  • Tanggal 2 Desember 2026 belum dikonfirmasi Honda — sumbernya portal Jepang, bukan pengumuman resmi pabrikan.
  • Belum ada indikasi masuk pasar Indonesia — bahan hanya menyebut Jepang dan India sebagai pasar sasaran.
  • Harga belum bocor sama sekali — sulit menilai daya saingnya di segmen crossover EV global.

Konteks Pasar: Crossover Listrik yang Makin Padat

Segmen crossover listrik ukuran RAV4 kini diisi pemain mapan seperti Toyota bZ4X, Hyundai Ioniq 5, dan Kia EV6. Honda 0 Alpha harus menawarkan sesuatu yang berbeda, dan desain kotak bisa jadi pembeda sekaligus risiko di pasar yang terbiasa dengan bentuk aerodinamis.

Debut 2 Desember 2026 akan jadi momen krusial. Kalau Honda serius menjadikan 0 Series sebagai tulang punggung elektrifikasi, model ini tidak boleh sekadar hadir — harus bisa bersaing soal harga dan jarak tempuh.

Untuk pembaca di Indonesia, kabar ini masih sebatas informasi perkembangan global. Peluang masuk pasar lokal belum terlihat, mengingat infrastruktur charging dan insentif EV di sini masih jadi pertimbangan tersendiri bagi pabrikan Jepang.

Reporter: Yanuar Fahrezi
Sumber: otomotif.sindonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top