SAMARINDA — Kepastian tiga pesilat Kaltim masuk skuad Timnas Indonesia disampaikan langsung oleh Wagub Seno Aji, yang juga berada di jajaran pengurus IPSI Kaltim. Menurut dia, keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran pelatih, wasit, dan juri yang konsisten menjunjung transparansi dan keadilan dalam setiap ajang kompetisi di daerah.
"IPSI Kaltim telah berhasil menempatkan tiga atlet di tim nasional yang pada Desember mendatang akan berangkat ke Uzbekistan untuk mengikuti kejuaraan dunia pencak silat," ujar Seno.
Ia menyebut capaian itu sebagai prestasi luar biasa bagi Kaltim. Ucapan terima kasih disampaikan kepada para pelatih, wasit, dan juri yang telah memastikan pertandingan berlangsung adil sehingga Kaltim memiliki atlet-atlet andal.
Kualitas pembinaan pencak silat Kaltim tidak hanya terlihat dari atlet. Seno mengungkapkan satu pelatih asal Benua Etam tengah mendapat kepercayaan melatih di Kanada selama tiga bulan.
"Pelatih pencak silat kita saat ini sudah memiliki nama di kancah internasional. Satu pelatih asal Kaltim saat ini sedang melatih di Kanada selama tiga bulan. Ini juga merupakan bentuk partisipasi yang baik," tambahnya.
Pengakuan internasional terhadap pelatih dinilai menjadi indikator lain bahwa ekosistem pembinaan di Kaltim berjalan. Bagi daerah, hal itu memperkuat posisi Kaltim sebagai salah satu lumbung pesilat nasional.
Soal keberlanjutan kepengurusan, Seno menyampaikan telah menerima surat keputusan resmi dari ketua harian Pengurus Besar IPSI di Jakarta. Langkah berikutnya, IPSI Kaltim akan menggelar pelantikan serta menyusun program kerja strategis.
Fokus utama yang akan segera dijalankan adalah sosialisasi regulasi pertandingan terbaru ke seluruh pengurus kabupaten/kota se-Kaltim. Langkah itu dinilai krusial agar atlet dan pelatih di daerah memahami serta menyesuaikan standar kompetisi secara optimal.
"Alhamdulillah, kemarin sore di Jakarta saya menerima SK dari ketua harian PB IPSI. Berdasarkan SK tersebut, kita akan segera melaksanakan pelantikan, menyusun program kerja, dan menyosialisasikan peraturan terbaru pencak silat ke seluruh kabupaten/kota untuk memastikan para atlet memahami peraturan tersebut," pungkasnya.
Dengan kejuaraan dunia yang digelar Desember, tiga pesilat Kaltim yang masuk Timnas akan menjalani persiapan bersama skuad nasional. Sosialisasi aturan baru di tingkat kabupaten/kota diharapkan selesai sebelum atlet berangkat, sehingga penyesuaian teknis tidak lagi menjadi kendala.
Bagi IPSI Kaltim, agenda pelantikan dan penyusunan program kerja menjadi pijakan awal kepengurusan baru. Dua hal itu akan menentukan arah pembinaan atlet, pelatih, hingga wasit dan juri di seluruh wilayah Kaltim pada periode berikutnya.