LOS ANGELES — Delegasi Indonesia yang dipimpin Dirjen Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri RI Grata Endah Werdaningtyas bertemu Presiden sekaligus CEO HCC Ron Frierson dalam forum yang difasilitasi KJRI Los Angeles. Forum tersebut juga mempertemukan delegasi Indonesia dengan Wakil Wali Kota Los Angeles Dilpreet Sidhu untuk membahas pengembangan talenta di bidang film, animasi, musik, dan gim.
Hubungan Jakarta dan Los Angeles sendiri sudah terjalin melalui sister city sejak 1991. Pertemuan di Los Angeles menjadi langkah lanjutan untuk memperkuat kerja sama ekonomi kreatif kedua pihak.
Ada sejumlah potensi kerja sama yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Mulai dari pengembangan talenta, produksi bersama (co-production), hingga kesepakatan kerja sama (MoU) industri kreatif antara HCC dan Indonesia.
Grata menilai Los Angeles sebagai platform yang unik untuk memperkuat kerja sama ekonomi kreatif. "Kami berharap hubungan yang lebih erat dengan Los Angeles dapat membuka peluang bagi talenta kreatif, kekayaan intelektual, dan pelaku industri kreatif Indonesia untuk terhubung dengan jaringan global," kata Grata.
Dari sisi HCC, Ron Frierson menyebut pihaknya merasa terhormat dapat menyambut delegasi Indonesia dalam diskusi produktif. Ron menilai Indonesia dan Hollywood memiliki semangat luar biasa di bidang kreativitas dan kewirausahaan.
"Kami berharap dapat mewujudkan hubungan tersebut menjadi kemitraan yang bermakna di bidang hiburan, pariwisata, dan bisnis, yang memberikan manfaat bagi para anggota kami serta mempererat hubungan antarkomunitas kita," kata Frierson.
HCC merupakan organisasi bisnis yang berdiri pada tahun 1921 dan menjadi salah satu kamar dagang paling berpengaruh di California. Organisasi ini menaungi lebih dari 600 anggota di industri hiburan.
HCC juga mengelola hak kekayaan intelektual dari ikon kota Los Angeles, yakni Hollywood Sign dan Hollywood Walk of Fame.
Selain bertemu HCC dan Wakil Wali Kota Los Angeles, delegasi Indonesia melakukan sejumlah pertemuan lain selama forum berlangsung. Delegasi bertemu dengan Warner Bros. Discovery, William Morris Endeavour (WME), komunitas AI Los Angeles, University of Southern California, serta komunitas diaspora kreatif Indonesia di Los Angeles dan sekitarnya.
Rangkaian pertemuan itu menjadi bagian dari upaya Indonesia memperluas jaringan industri kreatif di pasar global. Forum yang difasilitasi KJRI Los Angeles tersebut diharapkan membuka jalan bagi kesepakatan kerja sama yang lebih konkret antara pelaku industri kreatif Indonesia dan Hollywood.