KUKAR — Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Kabupaten Kukar, Dafip Haryanto, memimpin rapat persiapan MTQH ke-46 di Ruang Rapat Sekda Kukar. Rapat itu memfokuskan pembahasan pada finalisasi agenda yang menjadi tanggung jawab bidang tiga, meliputi seksi acara, liaison officer, publikasi dan dokumentasi, serta pameran dan pawai taaruf. Beberapa agenda mesti disesuaikan berdasarkan hasil koordinasi antara LPTQ Kukar dan LPTQ Provinsi Kaltim.
"Secara umum persiapan mungkin bisa dikatakan sudah 80 persen. Insyaallah sudah siap, tinggal beberapa penyesuaian dengan panitia provinsi atau LPTQ provinsi terhadap kegiatan yang harus kita lakukan," ujar Dafip, Kamis (8/10/2026).
Dafip menjelaskan, agenda yang mengalami penyesuaian mencakup pawai taaruf serta lokasi dan pelaksanaan pelantikan dewan hakim. Penyesuaian diperlukan agar alokasi waktu, susunan acara, dan penyampaian informasi kepada pihak terkait berjalan sesuai rencana.
Panitia juga masih memfinalisasi salah satu lokasi kegiatan yang berpotensi terdampak pekerjaan rehabilitasi gedung serbaguna. Pendopo Bupati Kukar dipertimbangkan sebagai alternatif lokasi pelaksanaan kegiatan tersebut.
Bagian Umum Setkab Kukar akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kepastian penggunaan lokasi. LPTQ Kukar juga akan berkoordinasi dengan Sekda Kukar selaku pengelola kompleks perkantoran bupati.
LPTQ Kukar berencana mengundang seluruh kepala perangkat daerah untuk membahas penetapan lokasi arena pertandingan. Arena lomba akan menggunakan fasilitas di lingkungan perkantoran pemerintah kabupaten.
Dari sisi koordinasi peserta, panitia mulai menyiapkan komunikasi dengan LO yang bertanggung jawab mendampingi masing-masing kafilah. Koordinasi mencakup kebutuhan pemondokan, konsumsi, transportasi, serta keperluan lain selama peserta berada di Kukar.
"Pada tanggal 15 Oktober ini kita sepakat untuk melakukan komunikasi dengan LO penanggung jawab masing-masing kafilah. Jadi, kafilah-kafilah nantinya sudah bisa berkoordinasi dengan panitia daerah terkait pemondokan, konsumsi, kendaraan, dan sebagainya," jelasnya.
Rangkaian inti MTQH ke-46 dijadwalkan berlangsung pada 3–11 Desember 2026. Kedatangan kafilah direncanakan pada 2 Desember, sedangkan kepulangan peserta pada 12 Desember 2026.
Panitia telah menyiapkan maskot MTQH secara internal di tingkat tuan rumah. Penetapan resminya masih perlu dikoordinasikan dengan LPTQ Provinsi Kaltim, dengan rencana pemaparan maskot pada 4 November 2026.
Dafip berharap seluruh tahapan persiapan dapat segera dituntaskan melalui koordinasi antara pemerintah daerah, LPTQ, panitia provinsi, dan seluruh pihak yang terlibat. Dengan begitu, pelaksanaan MTQH ke-46 tingkat Provinsi Kaltim di Kukar berjalan lancar.