Bintang/Sofyan Lolos Final Voli Pantai Asian Games 2026, Kejar Emas Perdana

Penulis: Valdi Pratama  •  Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:34:32 WIB
Pasangan voli pantai putra Indonesia Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi melaju ke final Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

KALIMANTAN TIMUR — Pasangan voli pantai putra Indonesia Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi melaju ke partai final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah menumbangkan wakil tuan rumah Kota Kurosawa/Taito Mizumachi dua set langsung 21-19, 21-18. Di partai puncak, Sabtu, mereka akan menghadapi pasangan Qatar Cherif Samba/Ahmed Janko yang berperingkat lebih tinggi. Indonesia belum pernah meraih emas voli pantai sejak cabang ini dipertandingkan pada Asian Games 1998.

Pelatih voli pantai putra Indonesia Andi Ardiansyah menyebut laga final akan berlangsung berat. Samba/Janko bukan lawan sembarangan: pasangan Qatar itu peraih medali perunggu Olimpiade 2020. Meski begitu, ia menegaskan anak asuhnya tidak gentar.

"Memang berat, mereka (Samba/Janko) meraih perunggu Olimpiade 2020. Tidak gentar, gas terus," kata Andi dalam keterangan resmi yang diterima, Kamis.

Jalannya Laga Semifinal

Bintang/Sofyan tampil agresif sejak set pertama. Mereka menutup set pembuka 21-19 atas pasangan tuan rumah, lalu melanjutkan tekanan di set kedua dengan kemenangan 21-18.

Kemenangan dua set langsung itu memastikan langkah mereka ke partai penentuan tanpa perlu melewati set ketiga. Pasangan unggulan ketiga turnamen ini pun menjaga asa Indonesia merebut medali emas yang selama ini belum pernah diraih.

Sejarah Panjang Tanpa Emas

Sejak voli pantai dipertandingkan di Asian Games pada 1998, Indonesia belum sekali pun menggondol emas. Prestasi terbaik tim Merah Putih adalah tiga medali perak.

Perak pertama diraih Agus Salim/Irilkhun Sofana di Asian Games Bangkok 1998. Empat tahun berselang, Agus Salim kembali menyumbang perak bersama Koko Prasetyo Darkuncoro di Asian Games Busan 2002.

Perak terakhir datang dari Ade Candra Rahmawan/Muhammad Ashfiya pada Asian Games Jakarta-Palembang 2018. Catatan itu membuat final tahun ini jadi peluang terdekat Indonesia memutus puasa emas.

Peluang di Partai Puncak

Andi menilai pengalaman Olimpiade Samba/Janko tetap jadi faktor yang harus diwaspadai. Namun ia percaya diri Bintang/Sofyan mampu membungkam ganda Qatar tersebut.

Modal kemenangan atas tuan rumah di semifinal jadi bekal penting. Bermain di hadapan pendukung lawan dan tetap menang dua set langsung menunjukkan ketenangan pasangan Indonesia di bawah tekanan.

Kapan dan di Mana

Partai final voli pantai putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 digelar Sabtu. Ini menjadi laga penentuan yang menentukan apakah Indonesia pulang dengan emas atau kembali menambah koleksi perak.

Bagi penggemar voli pantai Tanah Air, laga ini layak dinanti sebagai momen bersejarah. Sebab, satu kemenangan lagi akan mengubah catatan panjang tanpa emas sejak 1998.

Reporter: Valdi Pratama
Sumber: antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top