Erick Thohir Sambut Atlet Asian Games 2026, Bonus Emas Rp 3 Miliar Disiapkan

Penulis: Yanuar Fahrezi  •  Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:05:31 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyambut kepulangan atlet peraih medali Asian Games 2026 di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (30/9) malam.

KALIMANTAN TIMUR — Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyambut kepulangan atlet peraih medali Asian Games 2026 di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (30/9) malam, dan menyebut mereka pahlawan Indonesia yang sesungguhnya. Pemerintah menyiapkan bonus Rp 3 miliar bagi peraih emas nomor perorangan, dengan perhitungan berbeda untuk nomor ganda dan beregu. Para atlet diminta segera mengalihkan fokus ke SEA Games 2027 dan Olimpiade Los Angeles 2028.

Rombongan atlet yang tiba di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, itu berasal dari cabang bulu tangkis, angkat besi, dan esports. Erick mengalungkan bunga kepada para atlet dan ofisial, lalu menyampaikan salam dari Presiden Prabowo Subianto. Menurut dia, Presiden terharu dan bangga karena anak muda Indonesia bisa mengibarkan bendera Merah Putih di Jepang.

"Terima kasih, apresiasi yang setinggi-tingginya dari negara dan rakyat Indonesia kepada kalian, pahlawan Indonesia yang sesungguhnya," kata Erick, dikutip dari rilis Kemenpora.

Bonus Emas Rp 3 Miliar dan Pesan Menabung

Pemerintah menyiapkan bonus Rp 3 miliar bagi peraih emas Asian Games 2026 nomor perorangan. Untuk nomor ganda dan beregu, pemerintah menerapkan perhitungan berbeda. Erick berpesan agar para atlet mengelola bonus itu dengan bijak, termasuk menabung sebagian.

Alasannya, karier atlet profesional memiliki masa aktif yang terbatas. Penghargaan dari prestasi olahraga perlu dikelola baik agar bisa menopang masa depan mereka setelah pensiun dari kompetisi.

Empat Emas Sudah Dikantongi, Peluang Masih Terbuka

Saat penyambutan berlangsung, Indonesia telah mengoleksi empat medali emas. Dua emas datang dari bulu tangkis melalui nomor beregu putra dan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. Satu emas disumbangkan Rahmat Erwin Abdullah dari angkat besi, dan satu lagi dari Desak Made Rita Kusuma Dewi di panjat tebing.

Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, anggota tim bulu tangkis putra, serta Rahmat Erwin Abdullah termasuk dalam rombongan kepulangan tersebut. Perjuangan Kontingen Indonesia di Asian Games 2026 masih berlanjut hingga 3 Oktober, sehingga peluang menambah medali tetap terbuka.

"Mudah-mudahan ada kejutan-kejutan berikutnya selain empat medali emas yang sudah kita dapatkan dari bulu tangkis, angkat besi, dan panjat tebing," ujar Erick.

Fokus Berikutnya: SEA Games 2027 dan Olimpiade 2028

Erick meminta atlet yang sudah menyelesaikan pertandingan segera mengalihkan fokus ke agenda berikutnya. SEA Games 2027 di Kuala Lumpur menjadi sasaran antara sebelum menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

"Sekarang kita mulai fokus Olimpiade. Tahun 2028 waktu yang tidak terasa. Nah, tentu SEA Games menjadi sasaran antara," tuturnya.

Kementerian Pemuda dan Olahraga mulai menyiapkan anggaran untuk program pemusatan latihan menuju kedua ajang tersebut. "Kami dari Kemenpora sudah mulai menyiapkan anggaran untuk training camp, baik untuk Olimpiade maupun SEA Games. Jadi saya harapkan para atlet berjuang sebaik-baiknya," kata Erick.

Pesan untuk Atlet yang Masih Bertanding

Bagi atlet yang masih berjuang di Aichi-Nagoya, terutama yang sudah masuk final, Erick meminta mereka tampil habis-habisan. Menurut dia, perjuangan itu bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga dan bangsa.

Dengan empat emas di tangan dan kompetisi yang belum usai, posisi Indonesia masih bisa berubah di papan medali. Kepulangan rombongan pertama ini menjadi penanda bahwa perhatian pemerintah kini bergeser ke tahap berikutnya: memastikan bonus dikelola baik dan persiapan menuju Olimpiade 2028 berjalan sejak dini.

Reporter: Yanuar Fahrezi
Sumber: medcom.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top