Kaltim Juara Umum MTQ Nasional 2026 dengan 288 Poin, Rudy Mas'ud Hadiri Penutupan di Semarang

Penulis: Valdi Pratama  •  Senin, 21 September 2026 | 06:02:31 WIB
Kafilah Kalimantan Timur menerima piala bergilir MTQ Nasional XXXI setelah menjadi juara umum dengan 288 poin.

SAMARINDA — Kafilah Kalimantan Timur berhasil membawa pulang piala bergilir MTQ Nasional XXXI setelah mengumpulkan 288 poin dalam kompetisi yang digelar di Semarang, Jawa Tengah. Penutupan ajang bergengsi tersebut berlangsung pada Sabtu (19/9/2026) dan dihadiri sejumlah kepala daerah, termasuk Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud.

Perolehan 288 poin menempatkan Kaltim di posisi puncak, disusul Jawa Tengah dengan 208 poin dan DKI Jakarta yang mengumpulkan 129 poin. Selisih 80 poin atas tuan rumah menunjukkan dominasi kafilah Kaltim sepanjang gelaran MTQ tahun ini.

Menag: Piala Bergilir Kembali ke Kalimantan Timur

Menteri Agama Nasaruddin Umar secara resmi menyerahkan piala bergilir kepada perwakilan Kaltim dalam seremoni penutupan. Ia menegaskan bahwa berakhirnya kompetisi bukan berarti berakhirnya upaya membumikan Al-Qur'an.

"Piala bergilir kembali ke Kalimantan Timur. Sampai jumpa di MTQ berikutnya di Jakarta," ujar Nasaruddin dalam sambutannya.

Nasaruddin menyampaikan bahwa estafet penyelenggaraan MTQ Nasional berikutnya akan berlanjut ke Jakarta pada 2027. Penyerahan estafet ini menandai kesiapan DKI Jakarta sebagai tuan rumah edisi selanjutnya.

Empat Arahan Menag untuk Pengembangan MTQ ke Depan

Dalam kesempatan tersebut, Nasaruddin memberikan sejumlah arahan terkait pengembangan MTQ ke depan. Pertama, MTQ perlu berkembang dari sekadar perlombaan menjadi ekosistem pembelajaran dan peradaban Al-Qur'an. Pembinaan qari-qariah, hafiz-hafizah, mufasir, penulis, dan kaligrafer harus berlangsung secara terencana dan berkelanjutan.

Kedua, MTQ harus semakin inklusif. Pengembangan cabang bagi penyandang disabilitas perlu diikuti dengan perluasan akses terhadap tenaga pengajar, metode pembelajaran, dan fasilitas keagamaan yang ramah disabilitas.

"Begitu juga dengan metode pembelajaran, dan fasilitas keagamaan yang ramah disabilitas," tegas Menag.

Ketiga, generasi Qurani perlu menguasai perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), tanpa kehilangan integritas dan kompas moral. Nasaruddin mengingatkan bahwa teknologi dapat dimanfaatkan untuk memperluas pendidikan dan dakwah, namun tetap waspada terhadap disinformasi, manipulasi, penyalahgunaan data, dan ujaran kebencian di ruang digital.

Keempat, MTQ harus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Penyelenggaraan MTQ dinilai turut menggerakkan sektor perhotelan, transportasi, kuliner, perdagangan, UMKM, dan industri kreatif.

Perputaran Ekonomi MTQ Capai Rp1,2 Triliun

Berdasarkan perhitungan Pemprov Jawa Tengah dan BPS yang disampaikan dalam penutupan, perputaran ekonomi selama MTQ diperkirakan mencapai Rp1,2 triliun. Angka ini mencerminkan dampak ekonomi signifikan dari penyelenggaraan ajang berskala nasional tersebut.

"Ini menunjukkan bahwa syiar Al-Qur'an berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi rakyat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Menag.

Nasaruddin juga mengapresiasi Jawa Tengah, Kota Semarang, serta seluruh pihak yang telah menyukseskan MTQ Nasional XXXI. Kepada seluruh kafilah, ia berpesan agar semangat Al-Qur'an yang tumbuh selama MTQ dibawa pulang ke daerah masing-masing.

"Sampaikan kepada masyarakat bahwa kita datang dari latar belakang berbeda, tetapi dipersatukan oleh kecintaan kepada Al-Qur'an dan pengabdian kepada Indonesia," pungkasnya.

Sejumlah Kepala Daerah Hadir di Penutupan

Penutupan MTQ Nasional XXXI turut dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, serta Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. Hadir pula Ketua Umum LPTQ Nasional Abu Rokhmad, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah Saiful Mujab.

Kehadiran para kepala daerah dan pejabat Kementerian Agama menunjukkan dukungan penuh terhadap pengembangan syiar Al-Qur'an di Indonesia. Kafilah dari seluruh provinsi juga hadir dalam seremoni penutupan yang berlangsung khidmat tersebut.

Reporter: Valdi Pratama
Sumber: editorialkaltim.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top