KALIMANTAN TIMUR — Deputy Editor The Verge, Nate Ingraham, menyebut produk terbaru Twelve South ini sebagai solusi bagi mereka yang memiliki ruang meja terbatas namun menginginkan aksesori premium. Model baru yang dirilis pekan lalu ini merupakan versi ramping dari Valet Charging Station yang sempat diluncurkan musim dingin lalu dengan harga US$180.
Perubahan paling signifikan ada pada dimensi. Kedalaman Valet baru dipangkas dari 7,5 inci menjadi 4,25 inci, membuatnya jauh lebih mudah ditempatkan di permukaan sempit tanpa mengorbankan area lain. Ingraham mengaku model awal terlalu besar untuk meja samping tempat tidurnya, sehingga desain baru ini menjawab kebutuhan tersebut.
Dari sisi pengisian daya, terjadi peningkatan daya output nirkabel dari 15W menjadi 25W. Teknologi Qi2 dengan dukungan magnet tetap dipertahankan untuk memastikan perangkat sejajar dengan benar saat diletakkan di alas pengisian.
Bagian atas baki dan rangkanya dibalut kulit Nappa. Bingkai dapat diganti jika pengguna ingin mengubah tampilan. Lampu LED tersembunyi di bagian bawah akan menyala saat perangkat diletakkan di area pengisian, berfungsi sebagai indikator bahwa perangkat telah terpasang dengan benar.
Sistem manajemen kabel juga menjadi perhatian. Terdapat tab di kedua sisi bawah untuk menahan kabel daya, dipadukan dengan kaki yang ditinggikan sehingga kabel bisa diarahkan ke berbagai arah dengan rapi. Ini memungkinkan Valet ditempatkan menghadap ke arah mana pun tanpa kabel berantakan.
Valet tidak memiliki dukungan pengisian nirkabel bawaan untuk Apple Watch. Pengguna jam tangan pintar harus memanfaatkan port USB-C di bagian bawah untuk menghubungkan kabel pengisi daya watch puck atau smart ring. Total output simultan dibatasi 35W, dengan alokasi maksimal 25W dari port USB-C jika pengisian nirkabel tidak sedang digunakan.
Ingraham justru menilai absennya charger Apple Watch bawaan sebagai keputusan yang tepat. "Ada banyak orang yang bisa mengapresiasi Valet yang mungkin tidak menggunakan Apple Watch — seperti siapa pun pengguna Android," tulisnya. Port USB-C membuat pengguna fleksibel menentukan perangkat apa yang ingin diisi dayanya.
Dengan harga US$130, Valet bukanlah perangkat pengisian daya paling murah di pasaran. Namun bagi pengguna yang mengutamakan desain, kualitas material, dan efisiensi ruang, produk ini menawarkan nilai yang sepadan. Ingraham menutup ulasannya dengan menyebut Valet sebagai "tempat kecil yang membantu pikiran yang berantakan."
Produk ini belum diumumkan ketersediaannya untuk pasar Indonesia. Twelve South biasanya mendistribusikan produknya melalui pengecer internasional seperti Amazon, dengan ongkos kirim dan pajak impor yang perlu diperhitungkan pembeli lokal.