TENGGARONG — Ribuan rumah tangga dan pelaku usaha di Kutai Kartanegara akan kedatangan petugas sensus dalam waktu dekat. BPS Kukar memastikan seluruh petugas telah menjalani pelatihan sebelum turun ke lapangan pada pertengahan Juni ini.
Pendataan dilakukan secara door to door atau dari pintu ke pintu. Petugas akan menyasar rumah tangga dan pelaku usaha di seluruh kecamatan di Kukar. Targetnya, data yang terkumpul bisa menggambarkan struktur ekonomi terkini masyarakat.
"Yang total petugas adalah 586 petugas yang tersebar di 20 kecamatan di wilayah Kutai Kartanegara," kata Plh BPS Kukar, Khairil Anwar, Kamis (11/6/2026).
BPS menyadari potensi penyalahgunaan identitas di lapangan. Karena itu, setiap petugas dibekali atribut lengkap: rompi, surat tugas, dan name tag. Yang paling penting, kartu identitas petugas dilengkapi barcode yang bisa dipindai warga.
"Nanti jika ragu terhadap kedatangan petugas itu silakan barcodenya di-scan, kemudian nanti akan terhubung ke server petugas kami," ujar Khairil.
Warga diminta tidak ragu menerima petugas yang sudah terverifikasi. BPS juga mengimbau masyarakat memberikan data dan informasi yang sebenarnya saat didata.
Sebelum diterjunkan, para petugas menjalani pelatihan di 22 training center yang tersebar di Kukar. Khusus di wilayah Tenggarong, terdapat lima kelas pelatihan yang dibagi dalam dua gelombang. Hal ini dilakukan agar kualitas pendataan merata di seluruh wilayah.
Rentang waktu pendataan selama lebih dari dua bulan diberikan karena luasnya wilayah Kukar dan jumlah objek yang harus didata. Sensus Ekonomi sendiri merupakan agenda nasional yang digelar setiap 10 tahun sekali.
Hasil sensus tidak hanya menjadi dokumentasi statistik. Pemerintah akan menggunakan data tersebut untuk menyusun program pembangunan, kebijakan investasi, hingga pemberdayaan UMKM. Perubahan struktur ekonomi dalam satu dekade terakhir juga bisa terpetakan dari kegiatan ini.
"Pelaksanaan sensus ekonomi yang door to door yang dilaksanakan oleh petugas lapangan itu akan dimulai tanggal 15 Juni sampai berakhir di tanggal 31 Agustus," pungkas Khairil.