Pemkab PPU Kembali Raih Opini WTP dari BPK, Bupati Mudyat Noor Tekankan Dampak bagi Masyarakat

Penulis: Wendra Kusuma  •  Selasa, 26 Mei 2026 | 19:08:28 WIB
Pemkab Penajam Paser Utara raih opini WTP keenam kali berturut-turut dari BPK RI.

PENAJAM — Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI kembali diraih Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Ini menjadi tahun keenam berturut-turut pemkab setempat mendapatkan predikat tertinggi dalam pengelolaan keuangan negara tersebut. Bupati PPU Mudyat Noor menegaskan bahwa capaian ini harus berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Bukan Sekadar Sertifikat, Tapi Bukti Tata Kelola

Menurut Bupati Mudyat, opini WTP bukanlah tujuan akhir. Ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tidak berpuas diri. “Opini WTP itu penting, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana uang negara yang kita kelola bisa dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa lalu.

Apa Arti WTP bagi Warga PPU?

Opini WTP menandakan bahwa laporan keuangan pemkab disajikan secara wajar, tanpa salah saji material, dan sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP). Bagi warga PPU, ini berarti anggaran daerah—mulai dari belanja infrastruktur, pendidikan, hingga kesehatan—dikelola secara transparan dan akuntabel. Dengan kata lain, potensi kebocoran anggaran bisa diminimalkan.

Langkah Selanjutnya: Perbaikan Berkelanjutan

Meski telah meraih WTP, Bupati Mudyat tetap mendorong perbaikan sistem pengawasan internal. Ia meminta Inspektorat daerah untuk lebih proaktif dalam mendeteksi celah administrasi. “Jangan menunggu diperiksa BPK baru berbenah. Kita harus punya budaya sadar hukum dan tertib administrasi sejak awal,” tegasnya.

Fakta Singkat Capaian WTP PPU

  • PPU meraih opini WTP untuk keenam kalinya secara berturut-turut.
  • Opini ini diberikan setelah BPK melakukan audit atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran sebelumnya.
  • Bupati Mudyat Noor menekankan agar hasil audit tidak hanya menjadi dokumen, tetapi menjadi acuan perbaikan pelayanan publik.

Keberhasilan ini juga menjadi modal bagi PPU dalam menghadapi tantangan keuangan ke depan, termasuk dalam mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berada di wilayah tetangga. Tata kelola keuangan yang bersih akan memudahkan pemkab dalam menjalin kerja sama investasi dan mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat.

Reporter: Wendra Kusuma
Sumber: kaltimpost.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top