BMKG Prediksi Hujan Menengah Guyur Sebagian Besar Kaltim Akhir Mei 2026, Waspada Intensitas Tinggi di Kutai Barat dan Mahakam Ulu

Penulis: Yanuar Fahrezi  •  Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:20:07 WIB
BMKG Samarinda memprediksi hujan menengah mengguyur sebagian besar wilayah Kalimantan Timur akhir Mei 2026.

SAMARINDA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Samarinda merilis prakiraan cuaca untuk dasarian III atau sepuluh hari terakhir Mei 2026. Sebagian besar wilayah Kalimantan Timur diperkirakan mengalami curah hujan kategori menengah dengan intensitas 50 hingga 150 milimeter.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III APT Pranoto Samarinda, Riza Arian Noor, menyampaikan bahwa peluang terjadinya hujan di sejumlah daerah mencapai lebih dari 80 persen. Meski demikian, beberapa titik perlu mendapat perhatian lebih.

Wilayah Berpotensi Hujan Ekstrem

BMKG mencatat, Kabupaten Mahakam Ulu dan sebagian Kutai Barat berpotensi mengalami curah hujan kategori tinggi. Intensitasnya diperkirakan mencapai 150 hingga 300 milimeter selama periode tersebut.

“Wilayah Mahakam Ulu dan sebagian Kutai Barat berpotensi mengalami curah hujan kategori tinggi dengan intensitas mencapai 150 hingga 300 milimeter,” ujar Riza dalam keterangan resmi, Kamis (21/5/2026).

Tingginya intensitas hujan di dua wilayah ini perlu diwaspadai. BMKG mengingatkan potensi gangguan lingkungan seperti genangan air, tanah longsor, dan peningkatan debit sungai secara mendadak.

Sifat Hujan: Bawah Normal Hingga Normal

Meskipun intensitasnya tergolong menengah hingga tinggi, sifat hujan pada dasarian III Mei 2026 secara umum diprediksi berada pada kategori bawah normal. Angkanya berkisar 50 hingga 84 persen dibanding rata-rata klimatologis.

Namun, beberapa kabupaten dan kota masih akan mengalami sifat hujan normal dengan kisaran 85 hingga 115 persen. Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Paser, Kutai Timur, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara, Mahakam Ulu, dan Kota Balikpapan.

Catatan Hari Tanpa Hujan di Beberapa Kecamatan

Dalam laporan yang sama, BMKG Samarinda mencatat kondisi Hari Tanpa Hujan (HTH) di sejumlah wilayah Kaltim pada dasarian II Mei 2026 masih tergolong sangat pendek. Rentangnya hanya satu hingga lima hari.

Beberapa kecamatan tercatat mengalami hari tanpa hujan selama dua hari berturut-turut. Di antaranya Kecamatan Tanjung Redeb, Teluk Bayur, dan Sambaliung di Kabupaten Berau, Kecamatan Jempang di Kabupaten Kutai Barat, serta Kecamatan Muara Samu di Kabupaten Paser.

Imbauan BMKG untuk Masyarakat dan Pemda

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Perhatian khusus diberikan kepada warga di wilayah dengan potensi hujan tinggi, seperti Mahakam Ulu dan Kutai Barat.

Warga diminta memperhatikan kondisi lingkungan sekitar untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem. Pemerintah daerah diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi curah hujan tinggi selama akhir Mei 2026.

Reporter: Yanuar Fahrezi
Sumber: mediaindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top