Perkuat Sistem Kelistrikan Kaltim, PLN dan Tambang Batu Hitam Teken Kerja Sama Lahan untuk 488 Tower SUTT Melak–Kotabangun

Penulis: Valdi Pratama  •  Kamis, 21 Mei 2026 | 15:32:16 WIB
PLN dan PT Energi Batu Hitam teken kerja sama lahan untuk pembangunan 488 tower SUTT Melak–Kotabangun.

BALIKPAPAN — Ratusan tower transmisi listrik akan melintasi wilayah tambang di Kabupaten Kutai Barat. PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur dan PT Energi Batu Hitam meneken Perjanjian Kerja Sama Pinjam Pakai Lahan di Kantor PLN UIP KLT, Balikpapan, Kamis (21/5).

Proyek Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Melak–Kotabangun ini mencakup pembangunan 488 tower. Sebanyak 16 titik di antaranya berada di area Izin Usaha Pertambangan milik PT EBH.

Mengapa jalur transmisi ini harus melewati area tambang?

Rute Melak–Kotabangun merupakan jalur kritis yang menghubungkan sistem kelistrikan di pedalaman Kutai Barat dengan jaringan utama Kaltim. Sebagian lintasan alami dan bebas hambatan justru berada di wilayah konsesi tambang. Tanpa izin pinjam pakai, pembangunan 16 tower di titik tersebut bakal terhenti.

General Manager PLN UIP KLT Basuki Widodo menyebut kolaborasi ini sebagai langkah strategis. "Pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tidak dapat berjalan sendiri. Dibutuhkan komunikasi yang baik dan kolaborasi yang solid agar setiap tahapan pekerjaan dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan sesuai ketentuan," ujarnya.

Isi perjanjian: kepastian administrasi dan keselamatan kerja

Manager PLN UPP KLT 3 Junaedi menjelaskan, perjanjian ini memberi landasan hukum yang jelas bagi pelaksanaan pekerjaan di titik-titik tower yang bersinggungan dengan area operasional tambang. "Perjanjian ini mendukung pelaksanaan pekerjaan agar berjalan lebih tertib dan terkoordinasi. PLN juga memastikan seluruh proses pembangunan tetap memperhatikan aspek keselamatan kerja dan ketentuan K3LH," kata Junaedi.

Artinya, setiap pekerjaan konstruksi di atas lahan PT EBH wajib mengikuti protokol keselamatan tambang yang sudah berlaku. Tak ada ruang untuk tumpang tindih aktivitas antara pembangunan tower dan operasional alat berat.

Dukungan dari sektor tambang untuk listrik daerah

Kepala Teknik Tambang PT Energi Batu Hitam Herlambang menyambut sinergi ini. "Kami mendukung langkah PLN dalam memperkuat sistem kelistrikan daerah. Harapannya, kerja sama ini dapat berjalan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta pembangunan wilayah," ujarnya.

Dukungan dari perusahaan tambang menjadi krusial mengingat Kaltim adalah provinsi dengan aktivitas pertambangan masif. Konflik lahan antara infrastruktur publik dan konsesi swasta kerap menjadi batu sandungan proyek strategis. Dengan perjanjian ini, PLN mengamankan satu segmen rawan dari total 488 tower yang harus dibangun.

Target penguatan sistem kelistrikan Kaltim

Proyek SUTT 150 kV Melak–Kotabangun merupakan bagian dari program besar PLN UIP KLT untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Kalimantan Timur. Basuki menegaskan, pembangunan ini bertujuan mendukung pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan energi masyarakat.

"Melalui kerja sama ini, PLN berkomitmen memastikan proses pembangunan berjalan lancar dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat maupun dunia usaha di Kalimantan Timur," tambahnya.

Setelah penandatanganan PKS, tahapan berikutnya adalah mobilisasi alat dan material ke lokasi-lokasi tower yang sudah clear dari sisi perizinan. PLN menargetkan seluruh pekerjaan konstruksi berjalan simultan tanpa hambatan berarti.

Reporter: Valdi Pratama
Sumber: kaltimkita.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top