KALIMANTAN TIMUR — Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menyebut musim ini menghadirkan persaingan kompetitif dengan peningkatan kualitas permainan. Konsistensi pemain dan pelatih sepanjang kompetisi menjadi tolok ukur utama seleksi nomine.
"Kompetisi musim ini berjalan sangat menarik hingga pekan terakhir. Persaingan tidak hanya terjadi dalam perebutan gelar juara," ujar Ferry Paulus dalam keterangan resmi.
"Nominasi ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras, kualitas, dan kontribusi mereka sepanjang musim," lanjutnya.
Kategori paling bergengsi, Best Player, diisi lima nama. Dua di antaranya berasal dari Borneo FC: Mariano Peralta dan Juan Villa. Tiga kandidat lain adalah Federico Barba (Persib Bandung), Beckham Putra (Persib Bandung), dan Allano Lima (Persija Jakarta).
Dominasi tim asal Kalimantan Timur juga terlihat di kategori pelatih. Fabio Lefundes masuk nomine Best Coach bersama Bojan Hodak (Persib Bandung) dan Paul Munster (Bhayangkara FC).
Kategori Best Goalkeeper mempertemukan Nadeo Arga Winata (Borneo FC), Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta), dan Igor Rodrigues (Persita Tangerang). Cahya Supriadi juga masuk nomine Best Young Player, menjadikannya satu-satunya pemain yang masuk dua kategori sekaligus.
Daftar pemain muda terbaik juga mencakup Dony Tri Pamungkas (Persija Jakarta) dan Rivaldo Pakpahan (Borneo FC). Kategori Best Goal memuat tiga nama: Hokky Caraka (Persita Tangerang), Rendy Sanjaya (Madura United FC), dan M. Iqbal (PSIM Yogyakarta).
Seluruh pemenang akan diumumkan I.League setelah rangkaian akhir musim BRI Super League 2025/2026 rampung. Ferry Paulus menambahkan bahwa musim ini menjadi bukti regenerasi talenta dan daya saing kompetisi yang semakin ketat.