GORONTALO — Pupuk Kaltim memastikan pengawasan langsung di titik paling ujung rantai distribusi pupuk bersubsidi. Senin lalu, tim supervisi perusahaan menyambangi kios-kios resmi di Kabupaten Gorontalo untuk mengecek langsung stok, harga eceran tertinggi (HET), hingga administrasi penebusan.
Dalam sistem distribusi pupuk bersubsidi, kios resmi adalah gerbang terakhir sebelum pupuk sampai ke tangan petani. Jika pengawasan longgar di titik ini, risiko penjualan di atas HET atau penyimpangan alokasi semakin besar. Pupuk Kaltim menempatkan supervisi berkala sebagai prioritas untuk menjaga integritas pasokan.
Pengawasan langsung ini memastikan bahwa pupuk bersubsidi benar-benar diterima oleh petani yang terdaftar dalam sistem. Pengecekan dilakukan secara acak di beberapa kios untuk memverifikasi data penebusan dengan kartu tani. Langkah ini sekaligus menekan potensi penimbunan atau pengalihan pupuk ke sektor nonpertanian.
Pupuk Kaltim menegaskan bahwa pengawasan tidak hanya berhenti di tingkat distributor atau pengecer besar. Dengan turun langsung ke kios, perusahaan bisa mendeteksi kendala di lapangan secara lebih cepat. Temuan di lapangan akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan sistem distribusi ke depan.