450 Koperasi Merah Putih Ditargetkan Beroperasi di Kaltim, 61 Gerai Sudah Siap Layani Warga Desa

Penulis: Uki Damayanti  •  Sabtu, 16 Mei 2026 | 21:51:01 WIB
gerai Koperasi Merah Putih di Kalimantan Timur telah siap melayani warga desa.

SAMARINDA — Sebanyak 61 dari total target 450 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kalimantan Timur telah dinyatakan siap beroperasi penuh. Angka ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni usai mengikuti peresmian nasional yang dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Secara nasional, Presiden Prabowo Subianto meresmikan operasional 1.061 KDKMP yang tersebar di berbagai daerah. Peresmian ini diikuti secara daring dari Kelurahan Harapan Baru, Samarinda, sebagai salah satu lokasi percontohan di Kalimantan Timur.

Koperasi Jadi Mesin Ekonomi Baru dari Desa

Presiden Prabowo menegaskan koperasi menjadi instrumen strategis membangun kemandirian ekonomi dari tingkat desa. Pembangunan fisik gerai KDKMP, kata dia, sudah dimulai sejak November tahun lalu dan kini mulai beroperasi di ribuan titik.

“Koperasi Merah Putih ini dipersiapkan untuk memperkuat ekonomi rakyat dari desa. Kita ingin desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Pemerintah pusat menargetkan sedikitnya 20 ribu koperasi aktif pada Agustus 2026. Prabowo bahkan menyebut kemungkinan lompatan peresmian hingga 30 ribu unit pada bulan yang sama. “Kalau umpamanya tidak sampai 30 ribu, kalau hanya sampai 20 ribu, saya katakan 20 ribu ini juga adalah prestasi yang saya kira jarang diketemukan di negara lain,” tegasnya.

Ekosistem Desa: Pemasok dan Pembeli Satu Lingkaran

Sri Wahyuni menjelaskan, konsep KDKMP dirancang agar perputaran uang terjadi langsung di dalam desa. Masyarakat setempat menjadi pemasok bahan baku sekaligus konsumen yang membeli kebutuhan sehari-hari dari koperasi.

“Jadi ada supplier-nya, ada pembelinya. Masyarakat desa sendiri yang akan mensuplai bahan-bahan baku dan koperasi juga menyediakan kebutuhan masyarakat,” kata Sri.

Ia menambahkan, keberadaan koperasi ini diharapkan memperkuat rantai pasok produk lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara bertahap. “Ini bentuk upaya untuk menumbuhkan kemandirian masyarakat kita, kemandirian ekonomi masyarakat kita,” ujarnya.

Target Akhir Juli: Berapa Lagi yang Selesai?

Dari total 450 unit yang ditargetkan, sebagian masih dalam tahap pembangunan dan penyelesaian administrasi. Pemprov Kaltim optimistis jumlah gerai yang siap beroperasi akan terus bertambah hingga akhir Juli mendatang.

“Nanti target di akhir Juli jumlah yang terbangun di Kalimantan Timur bisa terus bertambah,” pungkas Sri.

Reporter: Uki Damayanti
Sumber: kaltimkita.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top