TANJUNG REDEB — Bupati Berau Sri Juniarsih Mas turun langsung mengantarkan para calon jamaah haji di Bandara Kalimarau, Senin lalu. Keberangkatan 215 orang ini merupakan tahap awal perjalanan ibadah menuju Tanah Suci Makkah untuk musim haji 1447 H/2026 M.
Para jamaah diberangkatkan dalam dua gelombang penerbangan. Maskapai Sriwijaya Air membawa 127 jamaah dan dua pendamping pada pukul 14.40 WITA. Sedangkan Super Air Jet mengangkut 87 jamaah dan dijadwalkan terbang pukul 15.15 WITA.
Meski sempat mengalami keterlambatan jadwal penerbangan, seluruh proses keberangkatan tetap berjalan aman, tertib, dan lancar. Koordinasi antar-stakeholder disebut menjadi kunci kelancaran pemberangkatan kali ini.
Saat melepas para jamaah, Bupati Sri Juniarsih menitipkan pesan khusus. Ia meminta seluruh jamaah fokus pada ibadah dan menjaga kondisi fisik selama di tanah suci.
“Fokuslah pada ibadah, penuhi setiap syarat maupun rukunnya. Insya Allah Bapak dan Ibu akan pulang dengan predikat haji yang mabrur dan mabruroh,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar para jamaah menjaga nama baik daerah dan bangsa. Sebagai wakil masyarakat Berau dan Kalimantan Timur, mereka diminta bersikap santun dan saling membantu selama di Arab Saudi.
“Jagalah nama baik daerah, bersikaplah yang baik, dan berkatalah yang baik selama di sana,” ucap Bupati.
Para jamaah dijadwalkan tiba di Embarkasi Balikpapan pada 15 Mei 2026. Rombongan akan bertolak menuju Jeddah pada 16 Mei pukul 22.00 WITA dan masuk dalam gelombang kedua yang langsung menuju Makkah.
Dari data yang dihimpun, jamaah tertua asal Berau berusia 81 tahun, sedangkan yang termuda 24 tahun.
Selain rombongan utama, dua jamaah telah lebih dulu berangkat bergabung dengan Kloter 3 Balikpapan. Dua jamaah lain dijadwalkan menyusul pada 18 dan 19 Mei bersama Kloter 16 dan 17. Adanya jamaah yang terpisah kloter ini disebabkan penambahan kuota haji tambahan tahun ini.