Polsek Barong Tongkok Panen Jagung di Kampung Linggang Mapan, Dukung Ketahanan Pangan Kutai Barat

Penulis: Wendra Kusuma  •  Rabu, 13 Mei 2026 | 18:09:30 WIB
Personel Polsek Barong Tongkok bersama kelompok tani panen jagung di Kampung Linggang Mapan, Kutai Barat.

KUTAI BARAT — Lahan jagung seluas satu hektare di Kampung Linggang Mapan, Kecamatan Linggang Bigung, menjadi lokasi panen perdana yang melibatkan personel Polsek Barong Tongkong dan kelompok tani setempat. Jagung tongkol yang dipanen langsung dibeli oleh CV Layung Farm, perusahaan yang akan memproses pemipilan di fasilitas mereka.

Kegiatan ini bukan sekadar panen biasa. Polsek Barong Tongkong menyebut aksi ini sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan nasional yang tengah didorong pemerintah pusat. Di Kutai Barat, ketersediaan pangan kerap menjadi tantangan karena kondisi geografis yang berbukit dan akses distribusi yang terbatas.

Hasil Panen Langsung ke Perusahaan

Panen dilakukan di lahan milik petani setempat yang tergabung dalam kelompok tani binaan. Jagung yang sudah dipanen dalam bentuk tongkol selanjutnya dikirim ke CV Layung Farm. Pihak perusahaan akan melakukan pemipilan sebelum jagung masuk ke rantai distribusi pangan.

“Kami berharap sinergi antara masyarakat, kelompok tani, dan pihak terkait terus berjalan optimal. Program ketahanan pangan di wilayah Kutai Barat harus mampu mendukung kebutuhan pangan secara berkelanjutan,” demikian pernyataan Humas Polda Kaltim dalam rilis resmi.

Mengapa Polisi Turun ke Sawah?

Keterlibatan aparat kepolisian dalam kegiatan pertanian seperti ini menjadi pemandangan yang kian sering ditemui di sejumlah daerah. Di Kutai Barat, Polsek Barong Tongkong tidak hanya hadir sebagai pengaman, tetapi ikut langsung memanen dan memastikan hasil bumi petani memiliki pembeli.

Program ini dinilai strategis karena menghubungkan petani dengan pasar secara langsung. CV Layung Farm sebagai mitra menjamin penyerapan hasil panen, sehingga petani tidak perlu khawatir soal distribusi. Model seperti ini diharapkan bisa direplikasi di kampung-kampung lain di Kutai Barat.

Dampak bagi Perekonomian Petani Lokal

Dengan adanya kepastian pasar, petani jagung di Linggang Mapan bisa lebih fokus pada produktivitas lahan. Hasil panen dari satu hektare lahan jagung di kampung ini diperkirakan mampu memberikan tambahan pendapatan yang signifikan bagi petani yang terlibat.

Kegiatan ini juga membuka peluang bagi petani lain untuk bergabung dalam program serupa. Polsek Barong Tongkong menyatakan akan terus mendampingi kelompok tani di wilayah hukumnya agar program ketahanan pangan berjalan sepanjang musim tanam.

Reporter: Wendra Kusuma
Sumber: tribratanews.kaltim.polri.go.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top