Sean Strickland Bungkam Khamzat Chimaev Lewat Kemenangan Split Decision di UFC 328

Penulis: Wendra Kusuma  •  Minggu, 10 Mei 2026 | 12:54:43 WIB
Sean Strickland meraih kemenangan split decision atas Khamzat Chimaev di UFC 328.

Sean Strickland kembali mengguncang jagat MMA dengan menundukkan Khamzat Chimaev lewat kemenangan split decision dalam gelaran UFC 328. Keberhasilan Strickland meredam gulat Chimaev pada ronde pamungkas menjadi kunci utama yang membawa petarung Amerika Serikat ini membalikkan prediksi pengamat.

Sean Strickland membuktikan bahwa status underdog bukan penghalang untuk meruntuhkan dominasi Khamzat Chimaev. Dalam duel yang berlangsung sengit selama lima ronde, dua juri memberikan skor 48-47 untuk kemenangan Strickland, sementara satu juri lainnya memihak Chimaev dengan skor serupa 47-48.

Ronde Kelima Jadi Penentu Kemenangan Sean Strickland

Pertarungan mencapai titik didih pada ronde kelima yang menjadi pembeda hasil akhir. Pada fase krusial ini, Chimaev berulang kali melancarkan upaya takedown, namun Strickland menunjukkan pertahanan gulat yang solid atau segera bangkit saat berhasil dijatuhkan.

Mengikuti instruksi pelatihnya, Strickland mulai mengombinasikan jab dengan pukulan kanan yang mendarat telak berkali-kali ke wajah Chimaev. Meski Chimaev berusaha membalas dengan pukulan keras, volume serangan Strickland jauh lebih unggul di mata juri Sal D’Amato dan Eric Colon.

Keputusan juri pada ronde terakhir ini memang terbelah. Sal D’Amato dan Eric Colon memberikan angka untuk Strickland, sedangkan juri Sue Sanidad melihat Chimaev lebih unggul. Perbedaan persepsi ini yang akhirnya melahirkan hasil split decision bagi kemenangan petarung berjuluk "Tarzan" tersebut.

Dominasi Awal Chimaev dan Momentum Balasan Strickland

Jalannya laga dimulai dengan dominasi total Khamzat Chimaev pada ronde pertama. Petarung asal Chechnya tersebut langsung mengunci Strickland di lantai dan melancarkan berbagai upaya kuncian leher. Setiap kali Strickland mencoba berdiri, Chimaev kembali membantingnya ke kanvas, membuat seluruh juri sepakat memberikan ronde pertama untuk "Borz".

Memasuki ronde kedua, Strickland membalikkan situasi dengan menggagalkan takedown Chimaev dan justru menekan lawan di posisi bawah. Kontrol atas selama beberapa menit ini membuat Strickland mengamankan poin di ronde kedua. Tren positif berlanjut ke ronde ketiga saat Chimaev mulai meninggalkan upaya gulat dan memilih beradu serangan berdiri.

Strickland menghujani Chimaev dengan jab yang konsisten sepanjang ronde ketiga. Meski hidung Strickland sempat berdarah akibat balasan serangan Chimaev, intensitas serangan Strickland dinilai lebih superior oleh ketiga juri.

Kebangkitan Chimaev di Ronde Keempat dan Statistik Akhir

Khamzat Chimaev sempat merebut kembali momentum pada ronde keempat. Variasi serangan berdiri Chimaev mulai merepotkan Strickland yang cenderung monoton. Menjelang akhir ronde, Chimaev sukses melakukan takedown dan melakukan kontrol posisi yang cukup untuk mengamankan poin dari ketiga juri, membuat kedudukan sempat imbang sebelum masuk ke ronde penentu.

Kemenangan ini mengulang memori saat Strickland mengalahkan Israel Adesanya pada 2023. Saat itu, Strickland juga tidak diunggulkan namun mampu tampil dominan. Melawan Chimaev, Strickland harus bekerja ekstra keras menghadapi lawan yang memiliki rasio keunggulan taruhan hingga -500 sebelum laga dimulai.

Hasil di UFC 328 ini sekaligus memberikan noda pada rekor Chimaev yang sebelumnya dianggap sebagai ancaman paling menakutkan di divisi menengah. Strickland kini kembali masuk dalam radar penantang gelar utama setelah berhasil meredam agresivitas gulat yang menjadi senjata andalan lawan.

Reporter: Wendra Kusuma
Sumber: sports.yahoo.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top