BPBD Kaltim Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Cuaca Tak Menentu

Penulis: Redaksi  •  Kamis, 05 Februari 2026 | 14:06:03 WIB
BPBD Kaltim meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem di wilayah Kalimantan Timur.

Samarinda - Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Provinsi Kalimantan Timur mengambil langkah tegas dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan membayangi wilayah Kalimantan Timur. Upaya tersebut dilakukan dengan meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat kesiapsiagaan bencana di seluruh daerah.

Sekretaris BPBD Kaltim Yasir menyampaikan bahwa pihaknya telah mengeluarkan surat peringatan dini kepada seluruh pemerintah kabupaten dan kota agar meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

Berdasarkan hasil evaluasi tahun 2025, kondisi cuaca di Kalimantan Timur menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Curah hujan tinggi berpotensi memicu banjir dan tanah longsor, sementara periode cuaca panas ekstrem meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Kondisi cuaca saat ini sangat fluktuatif, hujan deras bisa terjadi tiba-tiba dan kemudian disusul panas terik. Karena itu, tahun ini kami sedang berproses untuk menetapkan status siaga bencana meteorologi di Kalimantan Timur selama satu tahun penuh,” ujar Yasir saat menjadi pembicara dalam kegiatan antisipasi perubahan cuaca ekstrem, Kamis (5/2/2026).

Selain penetapan status siaga, BPBD Kaltim juga melakukan berbagai langkah strategis untuk meningkatkan kesiapan menghadapi bencana. Upaya tersebut antara lain memperkuat kapasitas sumber daya manusia di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, serta memastikan seluruh sarana dan prasarana penanggulangan bencana dalam kondisi siap pakai.

Peralatan evakuasi dan logistik darurat dipastikan selalu dalam kondisi prima agar dapat digunakan sewaktu-waktu untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Yasir menegaskan bahwa penanggulangan bencana bukan semata tanggung jawab pemerintah, melainkan memerlukan peran aktif seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat. Ia mengimbau warga agar lebih peduli terhadap lingkungan, seperti tidak membuang sampah sembarangan dan rutin membersihkan saluran air di sekitar tempat tinggal.

Selain itu, masyarakat diminta untuk selalu memantau informasi prakiraan cuaca melalui kanal resmi serta memahami langkah-langkah evakuasi mandiri apabila terjadi bencana di wilayah masing-masing.

“Setiap keluarga diharapkan memiliki kesiapsiagaan dasar dan mengetahui apa yang harus dilakukan saat terjadi bencana,” pintanya.

BPBD Kaltim juga mengingatkan masyarakat untuk segera menghubungi kantor penanggulangan bencana setempat apabila menghadapi situasi darurat, sehingga bantuan dapat segera disalurkan secara cepat dan tepat.

Reporter: Redaksi
Back to top