KALIMANTAN TIMUR — Wickham Freight Lines menerima unit trailer pendingin (reefer) tenaga surya produksi reguler pertama di Australia dari Sunswap Endurance. Trailer ini menghilangkan ketergantungan pada genset diesel yang biasanya menyala nonstop, sumber emisi CO? dan NOx di kawasan industri maupun permukiman. Pengiriman perdana dilakukan setelah uji coba rute Sydney–Brisbane sejauh 1.670 km.
Sunswap Endurance menyerahkan unit reefer surya produksi reguler pertamanya kepada Wickham Freight Lines, perusahaan transportasi milik keluarga yang termasuk operator swasta terbesar di Australia. Penyerahan berlangsung pekan ini, menandai peralihan dari tahap pameran ke pemakaian armada komersial sehari-hari.
Reefer memegang peran krusial dalam rantai distribusi pangan segar dan bunga potong dari kebun ke pasar. Persoalannya, mayoritas trailer pendingin masih mengandalkan genset diesel berbahan bakar merah bersulfur tinggi yang beroperasi terus-menerus, bahkan ketika truk penariknya sudah sepenuhnya listrik.
Masalah Emisi dan Kebisingan Genset Diesel
Pembakaran diesel tanpa henti melepaskan CO? dan NOx ke kawasan industri maupun permukiman. Kontribusinya terhadap jejak karbon armada dan polusi suara cukup besar, tepat ketika sejumlah pemerintah kota mulai menyusun regulasi untuk keduanya.
Sunswap Endurance menjawab persoalan itu lewat trailer berpendingin bertenaga surya yang mampu menjaga suhu makanan dan produk farmasi selama perjalanan tanpa membakar setetes diesel pun.
Uji Coba Sydney–Brisbane: Sisa Baterai di Atas 65 Persen
Wickham Freight Lines memutuskan membeli unit trailer surya Sunswap Endurance setelah menjalani uji coba awal. Pengujian dilakukan pada musim panas lalu dengan rute Sydney–Brisbane pulang-pergi, menempuh total 1.670 km dan lebih dari 30 jam berkendara.
Setibanya di tujuan, kapasitas baterai masih tersisa lebih dari 65 persen. Hasil itu membuat keputusan pembelian menjadi pilihan yang jelas bagi manajemen Wickham.
"Saya masukkan Sunswap Endurance ke armada dan saya bilang ke tim, pakai sampai batasnya, perlakukan seperti unit biasa," ujar Graham Keogh, direktur Wickham Freight Lines.
"Kami benar-benar terkesan. Saya percaya penuh dengan teknologi ini, padahal saya sama sekali bukan orang teknologi. Performa, keandalan, dan penghematan operasionalnya melampaui ekspektasi kami. Untuk bisnis seperti kami yang mengoperasikan armada besar di pesisir timur dengan fokus berat pada angkutan berpendingin dan rantai dingin, teknologi ini masuk akal secara komersial," lanjutnya.
Pertama Dipamerkan di HVIA TruckShowX Hunter Valley
Sunswap Endurance memperkenalkan unit reefer surya ini pertama kali di ajang HVIA TruckShowX di Hunter Valley pada Mei lalu. Teknologinya sederhana, tetapi dampaknya langsung terasa pada struktur biaya operasional.
Penghematan terbesar datang dari hilangnya kebutuhan mengisi bahan bakar genset secara rutin, termasuk biaya tenaga kerja yang menyertainya. Perawatan berkala mesin genset juga tidak lagi menjadi pos pengeluaran.
Biaya panel surya sebagian terkompensasi oleh tidak diperlukannya tangki diesel, motor, dan generator di atas trailer. Seberapa cepat investasi ini kembali, masih menjadi pertanyaan yang menarik untuk dicermati pada operasional jangka panjang.
Relevansi bagi Pasar Logistik Indonesia
Teknologi reefer surya semacam ini berpotensi relevan bagi operator logistik rantai dingin di Indonesia, terutama untuk distribusi produk segar antarpulau. Ketergantungan pada genset diesel selama ini menjadi biaya tetap yang sulit ditekan sekaligus sumber emisi di area pelabuhan dan gudang.
Sunswap Endurance belum mengumumkan rencana masuk pasar Asia Tenggara. Pengiriman perdana ke Wickham Freight Lines menjadi pembuktian awal bahwa konsep trailer pendingin tanpa diesel bisa berjalan di armada komersial sesungguhnya.