Dua penerbangan dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, Kalimantan Timur, mengalami penundaan hingga nyaris dua jam pada Kamis (21/11). Keterlambatan ini bukan disebabkan cuaca di Balikpapan, melainkan imbas kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
BALIKPAPAN — Gangguan akibat kabut asap karhutla di Kalimantan Selatan mulai terasa di Kalimantan Timur. Dua maskapai yang melayani rute dari Bandara SAMS Sepinggan terpaksa menunda jadwal keberangkatan karena pesawat yang akan digunakan tertahan di Banjarmasin, Kamis (21/11).
General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, R Iwan Winaya Mahdar, menegaskan bahwa jarak pandang di Bandara Sepinggan sebenarnya masih dalam batas normal dan operasional bandara berjalan seperti biasa. Penundaan murni disebabkan rotasi armada yang terganggu.
Dua Maskapai Terdampak: Wings Air dan Citilink
Penerbangan Wings Air dengan nomor IW 1395 yang dijadwalkan lepas landas pukul 07.55 WITA baru bisa mengudara pada pukul 09.34 WITA. Artinya, penumpang mengalami keterlambatan hingga 99 menit.
Sementara itu, Citilink dengan nomor penerbangan QG 1494 juga mundur satu jam. Pesawat yang sedianya terbang pukul 10.35 WITA baru berangkat pukul 11.35 WITA.
Mengapa Kabut Asap di Banjarmasin Mengganggu Jadwal dari Balikpapan?
Menurut Iwan, kabut asap karhutla telah menurunkan jarak pandang di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin. Kondisi ini menghambat penerbangan dari dan menuju bandara tersebut, sehingga pesawat yang seharusnya lanjut terbang ke Balikpapan menjadi terlambat.
"Penyebab delay karena menunggu kedatangan pesawat dari Banjarmasin menuju Balikpapan. Ketika penerbangan dari Banjarmasin terlambat, maka jadwal keberangkatan berikutnya dari Balikpapan otomatis ikut terdampak," ujar Iwan.
Rute pendek seperti Balikpapan-Banjarmasin memang sangat bergantung pada ketepatan waktu kedatangan pesawat dari jadwal sebelumnya. Satu keterlambatan di bandara asal langsung berimbas pada jadwal berikutnya.
Koordinasi Maskapai dan Pemantauan Cuaca Terus Dilakukan
Pihak Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin masih terus memantau perkembangan kabut asap yang berpotensi mengganggu jadwal maskapai. Sementara itu, pengelola Bandara Sepinggan berkoordinasi dengan maskapai untuk memastikan penyesuaian jadwal segera diinformasikan kepada penumpang.
Pemantauan cuaca di wilayah Kalimantan juga diintensifkan guna mengantisipasi gangguan lanjutan. Penumpang diimbau memantau jadwal penerbangan masing-masing melalui kanal resmi maskapai atau bandara sebelum berangkat ke bandara.