SAMARINDA — Kejuaraan Bola Tangan Antar Pelajar Kalimantan Timur SD-SMP-SMA Piala Wali Kota Samarinda 2026 resmi bergulir di Vivo Five Style Samarinda. Ajang yang berlangsung selama empat hari, 26-29 Agustus 2026, ini diikuti oleh 45 sekolah dari tiga jenjang pendidikan dan menjadi salah satu tolak ukur kesiapan atlet muda menuju Porprov VIII Kalimantan Timur.
Wakil Ketua V KONI Kota Samarinda, Husni Mubarak, menegaskan bahwa kompetisi bukan sekadar ajang mencari pemenang. Menurutnya, pertandingan adalah ruang implementasi dari seluruh materi latihan yang selama ini diberikan kepada para pelajar.Latihan Saja Tidak Cukup, Atlet Butuh Mental Bertanding
Husni menilai kebiasaan berkompetisi menjadi pembeda antara atlet yang sekadar terampil berlatih dengan atlet yang siap tempur di lapangan. Tekanan pertandingan, keputusan wasit, hingga atmosfer penonton tidak bisa disimulasikan hanya melalui sesi latihan rutin. “Kalau ada kompetisi itu lebih mengasah kemampuan atlet-atlet. Jadi bukan hanya dia tahu latihan, tapi juga dia dihadapkan dengan pertandingan nyata yang lebih mengimplementasikan masalah latihan mereka tadi,” ujar Husni pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Baca Juga
Uniba dan UGM Teken MoU 5 Tahun untuk Riset Pembangunan IKN, Rektor Minta Kampus Lokal Tak Ditinggal
Ia menambahkan, pengalaman bertanding juga berperan menumbuhkan kecintaan pelajar terhadap olahraga. Semakin sering tampil di ajang resmi, atlet muda semakin terbiasa menghadapi situasi yang berbeda dan tekanan mental yang menyertainya.
“Ini sangat positif untuk lebih memberikan candu untuk anak-anak di permainan bola tangan ini tadi. Bukan hanya bola tangan, cabor-cabor olahraga yang lain juga seperti itu,” katanya.