KALIMANTAN TIMUR — Keputusan mengejutkan datang dari kubu Al Ahli Saudi. Bek tengah andalan mereka, Roger Ibanez, memilih memutus negosiasi kontrak baru di tengah situasi transisi yang tengah melanda klub. Kabar ini mencuat hanya beberapa hari setelah pelatih Matthias Jaissle resmi mengajukan pengunduran diri untuk pindah ke Newcastle United.
Jurnalis sepak bola Eropa, Sacha Tavolieri, melalui akun media sosialnya mengabarkan bahwa Ibanez menarik diri dari perpanjangan kontrak yang seharusnya berakhir pada akhir musim depan. Ketertarikan dari sejumlah klub Inggris disebut menjadi pemicu utama perubahan sikap pemain berusia 27 tahun tersebut.
Aston Villa Lebih Dulu Gerak, Tawaran Resmi Belum Ada
Dari sekian klub Premier League yang memantau, Aston Villa menjadi pihak yang paling proaktif. Tim asuhan Unai Emery itu dilaporkan sudah menjalin komunikasi intensif dengan perwakilan Ibanez. Namun, hingga kabar ini diturunkan, belum ada tawaran resmi yang diajukan ke pihak Al Ahli.
Ketertarikan klub-klub Inggris terhadap Ibanez sebenarnya bukan hal baru. Jauh sebelum memutuskan hijrah ke Arab Saudi pada musim panas 2023, nama bek bertato ini sudah santer dikaitkan dengan sejumlah klub Liga Inggris kala masih berseragam AS Roma. Saat itu, ia memilih petualangan baru di Timur Tengah, dan kini peluang untuk mencicipi kompetisi Inggris kembali terbuka.
Kontribusi Nyata di Al Ahli: Dua Gelar Elite Asia
Kehilangan Ibanez tentu menjadi pukulan telak bagi Al Ahli. Sejak didatangkan dari Italia, ia langsung menjelma menjadi pilar penting di lini pertahanan. Kontribusinya tidak sekadar bertahan, tetapi juga membangun serangan dari belakang dengan visi bermain yang baik.
Bersama Al Ahli, Ibanez tercatat sukses mempersembahkan gelar bergengsi. Ia menjadi bagian dari skuad yang meraih Liga Champions Asia Elite dua musim beruntun. Prestasi itu melengkapi kesuksesan tim merengkuh Piala Super Arab Saudi setelah penantian panjang sembilan tahun.
Kepergian Jaissle ke Newcastle disebut-sebut menjadi faktor yang mempercepat rencana hengkangnya Ibanez. Dengan ditinggal pelatih yang membesarkan namanya, peluang untuk mencoba tantangan baru di pentas Premier League dinilai sebagai langkah karier yang logis bagi bek asal Brasil tersebut.