Pencarian

Dukcapil Catat 306 Ribu Warga Bernama Hakim, 35 Orang Diberi Nama Presiden

Selasa, 04 Agustus 2026 • 15:09:31 WIB
Dukcapil Catat 306 Ribu Warga Bernama Hakim, 35 Orang Diberi Nama Presiden
Dukcapil mencatat 306.569 penduduk Indonesia bernama Hakim, menjadikannya nama profesi paling banyak digunakan.

KALIMANTAN TIMUR — Nama yang terinspirasi dari profesi dan jabatan ternyata menjadi tren tersendiri bagi orang tua di Indonesia. Data kependudukan bersih (DKB) Semester I 2026 yang dirilis Dukcapil pada Senin (3/8) mengungkap variasi nama yang tidak hanya unik, tetapi juga mencerminkan harapan orang tua akan masa depan anaknya.

Nama Profesi Paling Banyak: Hakim hingga Bidan

Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi memaparkan bahwa nama Hakim mendominasi kategori ini dengan total 306.569 penduduk. Menurutnya, pemberian nama tersebut sarat akan doa dan ekspektasi.

"Atas dasar jabatan. Banyak yang beri nama Hakim. Saya pikir orang ngasih nama hakim tidak semata-mata hakim karena jabatan, tapi harapannya adalah hakim kan ada juga. Termasuk dari nama yang diagungkan. Ada 300.000 lebih, hakim," kata Teguh dalam paparannya.

Selain Hakim, terdapat nama-nama profesi lain yang juga digunakan, meski dengan jumlah yang jauh lebih kecil. Berikut rinciannya:

  • Guru: 3.116 penduduk
  • Jaksa: 397 penduduk
  • Dosen: 225 penduduk
  • Pilot: 166 penduduk
  • Bidan: 153 penduduk
  • Kyai: 123 penduduk dan Kiai: 118 penduduk
  • Ustaz: 113 penduduk

Nama Negara dan Warna: Oman Paling Populer

Fenomena pemberian nama di Indonesia tidak berhenti pada profesi. Sejumlah orang tua juga memilih nama yang berasal dari nama negara dan warna sebagai identitas anak mereka. Dari data yang dihimpun, Oman menjadi nama negara yang paling banyak digunakan dengan total 28.818 penduduk.

"Mungkin kenang-kenangan karena orang tuanya bekerja di situ atau gimana. Sekali lagi, masalah nama luar biasa. Itulah kenapa pentingnya nama diatur di dalam dokumen kependudukan kita," tambah Teguh.

Nama negara lain yang tercatat antara lain Yunani (12.258 penduduk), Yaman (10.103 penduduk), Suriah (7.127 penduduk), Rusia (2.082 penduduk), Timor (1.622 penduduk), dan Ghana (1.511 penduduk). Sementara itu, untuk kategori warna, Nila menjadi pilihan terbanyak dengan 62.903 penduduk, disusul Jingga (17.533 penduduk) dan Biru (8.193 penduduk).

Nama Presiden hingga Jenderal: Harapan akan Kepemimpinan

Dari sisi jabatan publik, Teguh menyebut ada 35 penduduk yang terdaftar dengan nama Presiden. Nama-nama lain yang berkaitan dengan kepemimpinan dan profesi mulia juga muncul, seperti Jenderal, Pendeta (29 penduduk), dan Nahkoda (26 penduduk).

"Ada juga yang namain anaknya Presiden (35 penduduk). Ada yang nama Presiden. Ada juga Pendeta (29 penduduk), Nahkoda (26 penduduk). Macam-macam ini. Jadi begitu variatif," sambungnya.

Data ini menunjukkan bahwa proses administrasi kependudukan di Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai pencatatan sipil, tetapi juga merekam kekayaan budaya dan aspirasi masyarakat. Dukcapil memastikan seluruh nama tersebut telah tercatat secara resmi dalam dokumen kependudukan masing-masing individu.

Follow kaltimnow.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks