PASER — Dua nama memastikan Kabupaten Paser tidak sekadar jadi peserta di kejuaraan balap sepeda bergengsi tingkat nasional. Andini Putri Anastasya dan Raffy Akbar Harlim mempersembahkan total empat medali untuk kontingen Paser pada Indonesian Track National Championship 2026 yang berlangsung di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, 31 Juli hingga 2 Agustus 2026.
Andini yang turun di kategori Women Elite menjadi penyumbang medali terbanyak. Ia tampil dominan dengan merebut dua medali emas sekaligus pada nomor Scratch dan Elimination, plus satu medali perak di nomor Omnium. Sementara Raffy Akbar Harlim melengkapi koleksi medali dengan meraih perunggu pada nomor Team Sprint Men Elite.
Modal Berharga Sebelum Porprov Kaltim 2026
Ketua Indonesia Cycling Federation (ICF) Kabupaten Paser, Zulkifli Kaharuddin, menegaskan bahwa hasil ini bukan sekadar kebanggaan seremonial, melainkan tolok ukur kesiapan tim menghadapi Porprov Kalimantan Timur 2026. Ajang yang akan digelar di Paser pada November itu kini menjadi target utama pembinaan.
“Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan kita bersama. Ini membuktikan atlet-atlet Paser mampu bersaing di level nasional. Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas latihan dalam menghadapi Porprov nanti,” ujar Zulkifli, Senin (3/8/2026).
Pembinaan di Paser Dianggap Berjalan Positif
Zulkifli menilai keberhasilan dua atlet mudanya bersaing dengan pesepeda terbaik dari berbagai daerah menjadi indikator bahwa sistem pembinaan di daerahnya berjalan ke arah yang benar. Ia menyebut kejuaraan ini juga menjadi bagian dari proses seleksi atlet menuju tim nasional Indonesia sekaligus persiapan SEA Games 2027 di Malaysia.
“Prestasi dalam kejuaraan ini tidak hanya menjadi modal berharga, tetapi juga menjadi tolok ukur persiapan kontingen menjelang gelaran Porprov mendatang,” pungkasnya.
Harapan Dukungan Penuh dari Pemkab Paser dan Pemprov Kaltim
Di tengah euforia prestasi, Zulkifli menyampaikan harapan agar torehan ini mendapat respons nyata dari Pemerintah Kabupaten Paser maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Menurutnya, pembinaan atlet berkelas nasional membutuhkan dukungan berkelanjutan, bukan hanya saat kejuaraan berlangsung.
“Kami sangat berharap ada dukungan penuh ke depannya dari pemerintah daerah maupun provinsi kepada para atlet yang telah mengharumkan nama daerah,” katanya.
Dengan empat medali yang sudah diamankan, Paser kini memiliki pijakan konkret untuk menargetkan hasil lebih besar di Porprov Kaltim 2026. Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana dukungan anggaran dan fasilitas latihan akan dipersiapkan untuk menjaga tren positif ini.